BADAN DIPENUHI BENJOLAN!! Bantu Kakek ini Sembuh Dari Penyakit Kulit Langka

BADAN DIPENUHI BENJOLAN!! Bantu Kakek ini Sembuh Dari Penyakit Kulit Langka

Rp 20.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
1 Donatur
30 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 14 February 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Cipta Ruang Cahaya Abadi

Komunitas/Gerakan Sosial

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

13 February 2026

Ketika orang menjauh karena ribuan benjolan di tubuhnya, hanya kucing-kucing kecil yang tetap setia menemani Abah Ada

 

 

 

Kalau bukan kucing-kucing kecil itu, entah siapa lagi yang bisa menemani Abah Ada selain sepi. Hanya kucing-kucing kecil yang berani mendekat, seolah tahu bahwa Abah adalah satu-satunya manusia yang tidak pernah meninggalkan mereka.

 

 

Ribuan benjolan memenuhi wajah dan tubuh Abah, akibat Molluscum contagiosum, infeksi kulit yang membuat banyak orang takut sekadar berdiri dekat dengannya.

Dulu benjolan itu hanya bintik kecil yang ia kira bisul. Tapi karena tak pernah diobati, kini seluruh tubuhnya tertutup titik-titik mengeras yang jelas terlihat. Kondisi itu membuat wajahnya tampak seperti luka yang tak pernah sembuh. Sejak itu, pembeli kupat tahu mulai menjauh.

 

 

Kupat tahu yang ia buat dengan sepenuh hati sering basi sebelum sempat dijual. Bukan karena rasa masakannya berubah, tapi karena tidak ada satu pun orang yang berani menyentuh dagangannya. “Takut berbahaya, bah,” begitu alasan yang sering ia dengar. Padahal Abah sudah berjualan lebih dari 30 tahun. Dan lebih menyakitkan lagi, setelah didiagnosa sakit kulit, istri Abah memilih pergi meninggalkan dirinya.

 

 

Di tengah penolakan itu, hanya kucing-kucing yang datang tanpa rasa takut. Mereka diam, duduk di dekat kaki Abah, menggesek-gesekkan tubuh kecil mereka ke celana lusuhnya.

Mereka menjadi “keluarga” baru yang tidak pernah bertanya, tidak menilai, dan tidak menjauh. Setiap hari Abah menyisihkan sedikit uang untuk memberi makan mereka, meski dagangannya sering tidak laku, meski dirinya sendiri kerap menahan lapar.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

13 February 2026 22:48
Rp 20.000
Amin
JADI#SirkelBaik