DEMI SERIBU RUPIAH! LANSIA JASA ISI ULANG KOREK API INI BERJUANG DEMI NAFKAHI KELUARGA

DEMI SERIBU RUPIAH! LANSIA JASA ISI ULANG KOREK API INI BERJUANG DEMI NAFKAHI KELUARGA

Rp 370.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
10 Donatur
23 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 04 February 2026 12:00 WIB

Penggalang Dana

Lentera Pijar Kebaikan

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Bantu Lansia Jasa Isi Ulang Korek Api Bertahan Hidup

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

28 January 2026

Di sudut pasar tradisional yang tak begitu ramai, berdirilah sorang lansia tua yang sederhana. Di balik meja kayu yang dipenuhi korek gas berbagai bentuk dan warna, duduk seorang kakek tua bernama Abah Ase.Usianya sekarang menginjak 70 tahun. Rambutnya putih seluruhnya, punggungnya sedikit membungkuk, dan telinganya kini tak setajam dulu menangkap suara. Tapi ada satu hal yang tak pernah luntur darinya adalah semangat bekerja.

Abah ase memutuskan untuk membuka usaha jasa isi ulang korek gas. Awalnya hanya iseng, sekadar mengisi waktu luang dan menambah penghasilan. Namun lambat laun, jasa isi ulang nya kini menjadi sumber utama pencarian nya.

 

Setiap pagi, abah Ase datang , membawa peralatan isi ulang dan beberapa korek bekas yang bisa diperbaiki. Ia duduk di kursinya, menunduk tekun, mengisi ulang korek satu per satu dengan tangan gemetar tapi penuh ketelitian. Orang-orang sudah hafal kalau mau isi ulang korek, datang saja ke Abah ase, walau kadang harus berbicara agak keras karena pendengarannya mulai menurun.

 

"Apa? Isi ulang? Oh, iya, sini...!" katanya sambil tersenyum, meski sering salah menangkap ucapan orang. Namun tak satu pun dari pelanggannya yang keberatan. Mereka sudah terlanjur sayang dengan kakek satu ini. Bagi mereka, kehadiran Abah ase bukan sekadar jasa isi ulang korek, tapi juga lambang ketekunan dan kehangatan di tengah kerasnya hidup.

Meski dunia makin maju, dan korek sekali pakai makin banyak dijual murah, usaha kecil Abah ase tetap hidup. Bukan karena kepraktisannya, tapi karena nilai yang ia bawa kerja keras, kejujuran, dan kehangatan seorang kakek yang tak pernah menyerah pada usia dan keterbatasan.

Seharian Penghasilan yang tak begitu besar hanya 15-20 ribu perhari, kadang ia pulang hanya dengan membawa barang isi ulang dan korek bekas,semakin hari semakin sepi karna di zaman sekarang orang-orang berfikir " dari pada isi ulang mending beli yang baru".

 

Dan uang yang ia kumpulkan seharian itu hanya cukup untuk membeli beras saja, saat ini Harapan abah kini ia ingin sekali membuka usaha baru dan untuk kebutuhan ia sehari hari. Agar abah bisa menafkahi istri nya dirumah.

 

Teman Berbagi, Maukah mengulurkan sedikit bantuan untuk keluarga abah Ase, sedikit bantuan kalian akan sangat berarti bagi abah dan juga keluarga.

1. Klik Tombol Donasi Sekarang

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

31 January 2026 22:35
Rp 50.000
Amin