Tangis lansia penjual burung ini pecah ketika menceritakan bagaimana sulitnya bertahan hidup di dunia yang kejam ini. Sedih, lelah, dan putus asa terlihat dari sorot matanya. Tubuhnya sudah ringkih, untuk berjalan pun beliau sudah kesulitan.
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.
Halo Sobat Berdampak!
Alhamdulillah, tim kami sudah bertemu dan menyalurkan hasil dari teman-teman semua kepada Abah Dedi. Abah Dedi seorang lansia yang bekerja sebagai penjual burung keliling jalan. Penyaluran yang kami berikan dalam bentuk Santunan Tunai penunjang kesehatan.
Terima Kasih kepada semua Sobat Berdampak. Semoga penyaluran ini bermanfaat bagi Abah Dedi dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.
Mari Terus Berdampak dan Berdaya!
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.