Dagangan Tak Kunjung Laku, Juang Lansia Penjual Donat Rawat Istri Sakit

Dagangan Tak Kunjung Laku, Juang Lansia Penjual Donat Rawat Istri Sakit

Rp 10.479.011
terkumpul dari Rp 30.000.000
187 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 17 November 2025 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Bantu Abah, Penjual Donat Ringkih Rawat Istri Sakit

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 August 2025

Abah Ojak, atau biasa dipanggil Abah Otat, adalah seorang penjual donat keliling yang kini sudah berusia 80 tahun. Meski tubuhnya telah renta dan sepeda tuanya sering rusak, Abah tetap setia mengayuh roda demi menafkahi istri yang sedang sakit.

Abah sudah 25 tahun berjualan donat. Setiap pagi ia menyiapkan adonan sendiri, lalu menjajakan dagangannya keliling kota dengan sepeda ontel usang yang sudah berumur.

 

Abah tinggal di kontrakan kecil berukuran 3x4 meter, hanya terdiri dari satu kamar dan kamar mandi tanpa dapur. Ia tinggal bersama istrinya yang mengalami rematik parah dan tak bisa berjalan jauh tanpa tongkat.

Karena sakit, istrinya tak bisa beraktivitas, bahkan untuk duduk di kursi pun harus dibantu. Abah yang mengurus semua: mencuci, memasak, membereskan rumah, dan tetap mencari nafkah.

 

Abah menggunakan sepeda tua yang sudah sering rusak dan bahkan pernah jatuh karena rantainya copot. Pernah pula Abah ditipu pembeli yang membawa kabur uangnya. Saat musim hujan, jualannya tak laku. Kini Abah menunggak kontrakan dan listrik, dan tak sanggup membawa istrinya berobat karena tidak memiliki BPJS. Meski begitu, Abah tetap semangat, karena hanya itu yang bisa ia lakukan demi istrinya.