Abah menderita sesak napas parah. Untuk berjalan beberapa langkah saja napasnya sudah tersengal, dadanya terasa perih. Namun kebutuhan makan tak bisa menunggu, sehingga Abah tetap memaksakan diri berjualan dagangan titipan yang hasilnya pun tak menentu.
Abah Iding berusia 85 tahun. Di usia yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, Abah masih harus keluar rumah setiap hari untuk berjualan cilok demi bertahan hidup bersama istrinya yang juga telah renta.
Abah menderita sesak napas parah. Untuk berjalan beberapa langkah saja napasnya sudah tersengal, dadanya terasa perih. Namun kebutuhan makan tak bisa menunggu, sehingga Abah tetap memaksakan diri berjualan dagangan titipan yang hasilnya pun tak menentu.
Keduanya tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Atap bocor, lantai lembap, dapur masih tanah, kamar mandi rusak, dan dinding rapuh dipenuhi jamur. Rumah itu bukan lagi tempat beristirahat, melainkan tempat bertahan hidup.
Dari enam anak yang dimiliki, hanya dua yang tinggal dekat. Namun mereka pun hidup dalam keterbatasan, belum mampu banyak membantu selain perhatian seadanya.
Hari ini, Abah Iding berharap uluran tangan orang-orang baik. Bantuanmu dapat membantu memperbaiki rumahnya dan meringankan kebutuhan hidup sehari-hari, agar Abah dan istrinya bisa menjalani sisa usia dengan lebih tenang dan layak.
Abah sudah berjuang sekuat-kuatnya, sementara kebutuhan hidup terus berjalan. Mari kita bantu meringankan beban Abah, agar beliau bisa melewati masa tuanya dengan lebih tenang tanpa harus memanggul beban berat setiap hari.
1. Klik Tombol Donasi Sekarang
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
4. Dapatkan Laporan Via Email
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.