Abah Amir (78 tahun) adalah seorang lansia penjual mie lidi dan makaroni goreng. Di usia yang seharusnya diisi dengan istirahat, Abah masih berjuang mencari nafkah seorang diri demi bertahan hidup. Seluruh dagangan Abah dibuat sendiri di rumah. Mie lidi dan makaroni digoreng menggunakan minyak tanah dengan alat seadanya. Dari situlah Abah berharap dagangannya habis, agar jerih payahnya hari itu tidak sia-sia.

Namun perjuangan Abah jauh lebih berat dari sekadar berjualan. Sejak tahun 2023, Abah menderita penyakit tulang pada kakinya. Kaki Abah tak bisa lagi diluruskan dan membuatnya hampir tidak bisa berjalan normal. Mobilitas Abah sangat terbatas, bahkan untuk kegiatan sederhana di rumah.
Untuk menuju kamar mandi saja, Abah sering kali harus merangkak di lantai. Tak jarang sarung yang ia pakai basah terkena air kamar mandi. Rasa malu kerap menghantui Abah, terutama kepada tetangga sekitar. Dalam kondisi tertentu, ketika rasa sakit terlalu hebat dan ia tak sanggup merangkak kembali ke kamar mandi, Abah terpaksa buang air kecil di celana.

Meski menahan sakit, Abah tetap memaksakan diri berjualan. Pernah suatu kali, karena kondisi kakinya yang lemah, Abah terjatuh terjungkal saat berdagang. Ketika hujan turun, Abah hanya bisa berteduh di tenda-tenda yang ada dan melanjutkan jualannya dengan kaki yang terus terasa nyeri.
Abah Amir tinggal bersama adiknya di sebuah rumah kontrakan kecil. Namun karena penghasilan yang terbatas dan biaya hidup yang terus berjalan, Abah menunggak kontrakan selama dua bulan.

Harapan Abah sebenarnya sederhana: bisa berobat agar kakinya kembali membaik dan ia bisa berjalan seperti dulu. Namun keterbatasan biaya membuat Abah belum mampu mendapatkan penanganan medis yang layak.
Melalui program Semua Berhak Dirayakan, Sobat Berdampak dapat terlibat dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan sebagai bentuk perayaan bagi saudara kita yang membutuhkan. Nantinya kebaikan yang Sobat Berdampak berikan melalui program ini akan menjadi Paket Hampers, Buka Bersama, dan Paket Sembako. Karena sejatinya, setiap manusia perlu tersenyum lepas, nyaman, dan dirayakan.
Sobat Berdampak! Mari wujudkan Ramadan yang penuh dengan kebaikan melalui campaign dan program Semua Berhak Dirayakan. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara:

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.