Di usia 73 tahun, Abah Awih masih harus berjalan dari satu jalan ke jalan lain untuk berjualan perabotan masak dan karung. Dengan penghasilan yang tak menentu bahkan sering pulang tanpa membawa uang Abah tetap bertahan demi istri dan tiga cucunya yang masih bersekolah.

Setiap barang yang terjual hanya memberinya keuntungan beberapa ribu rupiah, sementara ongkos perjalanan dan kebutuhan hidup terus berjalan.Kondisi kesehatan Abah semakin menurun. Asam urat membuat kakinya sering nyeri, mata kanan Abah sudah buta total, dan mata kirinya mulai buram. Meski demikian, Abah tetap berjualan sejak subuh hingga malam.

Pernah tertabrak mobil saat berjualan dan mengalami luka, namun tidak mendapat pertanggungjawaban. Di balik tubuh yang renta dan gemetar, Abah menyimpan kekhawatiran besar: apakah keluarganya di Garut sudah makan dan apakah cucu-cucunya bisa terus sekolah.

Melalui campaign ini, kita ingin membantu meringankan beban Abah Awih untuk kebutuhan hidup, pengobatan, pendidikan cucu, serta membantu pelunasan hutang keluarga. Sekecil apa pun bantuan Anda sangat berarti agar Abah tidak harus terus memaksakan diri di usia senjanya. Mari bersama kita jaga harapan Abah Awih dan keluarganya.
Bantu dengan cara:

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program “Semua Berhak Nyaman”

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.