Tumor di Leher, Lansia Penjual Kaos Kaki Hidup di Gubuk Sendirian

Tumor di Leher, Lansia Penjual Kaos Kaki Hidup di Gubuk Sendirian

Rp 3.075.000
terkumpul dari Rp 70.000.000
33 Donatur
hari lagi
Berikan Bantuan Terbaikmu!
Terakhir diperbarui pada 27 February 2026 12:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
BERDAMPAK BERDAYA II

Deskripsi

27 January 2026

Setiap pagi, ketika sebagian orang masih terlelap, Abah Enjang Aan (60 tahun) sudah berdiri di pasar sejak pukul enam. Di lehernya, sebuah tumor terus membesar dan menjadi saksi bisu dari perjuangan hidup yang ia jalani sendirian.

Abah Enjang adalah penjual kaos kaki. Harga sepasang kaos kaki yang ia jual hanya Rp5.000. Bahkan saat dagangannya ramai, keuntungan yang ia bawa pulang sangatlah kecil, itu pun masih harus disetor karena dagangan tersebut bukan miliknya. Ada hari-hari di mana Abah pulang tanpa membawa hasil apa pun. Pada hari seperti itu, Abah hanya mampu minum air untuk menahan lapar. Terkadang, makan siangnya hanyalah nasi dengan daun singkong. Bahkan tak jarang, Abah memilih tidak makan sama sekali seharian penuh.

Untuk bisa berjualan, Abah harus menyewa motor setiap hari. Di sela-sela berjualan, ia menyambi membersihkan ikan demi tambahan penghasilan yang sangat minim. Tangannya gatal dan perih karena harus mencuci dengan air yang tidak layak. Semua ia lakukan demi bertahan hidup—dan demi menahan sakit di lehernya yang terus berdenyut.


Dua tahun sudah Abah Enjang hidup berdampingan dengan tumor di lehernya. Rasa pusing, pegal, dan nyeri sering menyerang saat ia berjualan. Namun Abah tetap bertahan, memaksakan diri berdiri demi mendapatkan uang. Bahkan pernah suatu hari, karena pusing yang tak tertahankan, Abah terjatuh dari motor dalam perjalanan menuju pasar.


Saat ini, Abah Enjang hidup sendirian di sebuah saung kecil. Ia terpaksa meninggalkan kontrakan karena tak sanggup membayar dan menunggak berbulan-bulan. Sebelum itu, Abah sempat tidur di masjid. Malam hari menjadi waktu paling berat—dingin menusuk, atap bocor saat hujan, dan badan yang sering terasa sakit saat bangun tidur.

Abah Enjang pernah memiliki keluarga. Namun ketika penyakit datang dan usaha yang ia bangun bangkrut, kehidupan pun runtuh perlahan. Kini, Abah menjalani hari-harinya seorang diri, dengan tubuh yang semakin lemah dan harapan yang kian menipis.


Abah ingin berobat. Tapi ia tidak punya biaya. Ia hanya

mengandalkan obat seadanya untuk meredakan pusing, sambil terus berjualan dan berharap esok masih diberi kekuatan. Hari ini, Abah Enjang berada di titik paling rapuh dalam hidupnya. Ia sudah pasrah, bahkan merasa siap jika Tuhan memanggilnya kapan saja. Namun kita masih punya kesempatan untuk mengubah cerita ini.


Donasi Anda bisa menjadi penyelamat bagi Abah Enjang—

untuk pengobatan tumornya, untuk kebutuhan hidup yang layak,

dan untuk menghadirkan kembali harapan di hidup yang nyaris padam. Mari kita buktikan bahwa Abah Enjang tidak sendirian.


  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Radha siregar Siregar

26 February 2026
Rp 100.000
Amin