Bantu Abah Husen, Lansia Penjual Kerupuk yang Berjuang Demi Keluarga Tercinta

Bantu Abah Husen, Lansia Penjual Kerupuk yang Berjuang Demi Keluarga Tercinta

Rp 140.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
3 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 19 October 2025 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 September 2025

Demi istri yang sakit dan cucu yang putus sekolah, kakek ini terus berjualan kerupuk setiap harinya.

 

Perkenalkan, Abah Husen seorang lansia umur 80 tahun, seorang penjual kerupuk dorokdok keliling di Kota Cimahi. Ia tinggal di kontrakan bersama istri dan cucunya.

 

 

Ia berjualan setiap hari dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore. Penghasilan dari penjualan kerupuk setiap harinya tidak seberapa. Abah Husen diberi upah setiap terjual kerupuknya hanya mendapatkan Rp. 3000. Pernah kerupuk jualan abah hanya terjual 2 kantong dalam satu minggu, dan Abah Husen hanya mendapat Rp. 6000 dalam satu minggu. Terkadang dalam satu hari jualan abah tidak terjual sama sekali, namun abah Husen tidak mengeluh dan tetap sabar.

 

Abah berjualan keliling setiap harinya agar cucunya bernama Niken bisa tetap melanjutkan sekolah, sama seperti anak di usianya. padahal Niken ingin tetap bersekolah. Harapan itu pupus ketika melihat ekonomi keluarganya. Setiap harinya, Niken membantu abah Husen saat berangkat dan pulang berjualan kerupuk dorokdok.

 

 

Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, abah harus membayar kontrakan, abah Husen juga menanggung istrinya yang sakit akibat stroke yang telah dijalani dalam 4 tahun terakhir. Namun, istri abah Husen sudah berhenti terapi karena terkendala biaya. Keinginan abah dan istrinya, jika ada rezeki lebih, ingin kembali menjalani terapi agar istri abah Husen bisa menjalankan aktivitas seperti dulu.

 

Ketika berjualan keliling, tidak sekali abah Husen mengalami ditipu oleh pembeli. Ia mengalami rugi hingga ratusan ribu, padahal abah Husen berjualan untuk menghidupi istri dan cucunya, belum lagi harus membayar kontrakan dan membeli beras untuk kebutuhan sehari-hari. 

 

 

Sobat Berdampak!, diusia yang seharusnya dipakai untuk istirahat dan menikmati masa tua, Abah Husen harus terus berjualan agar bisa menghidupi keluarganya. Yuk mari bantu ringanin kehidupan abah Husen bareng aku dan berdonasi dengan cara:

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

20 September 2025 06:22
Rp 50.000
Amin
JADI#SirkelBaik