Disabilitas dan Harus Mengayuh Sepeda! Penjual Masker Ini Berjuang Bertahan Hidup

Disabilitas dan Harus Mengayuh Sepeda! Penjual Masker Ini Berjuang Bertahan Hidup

Rp 110.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
22 hari lagi
Bantu Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 29 November 2025 18:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Bina Mulia Surabaya

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
DISABILITAS! Penjual Masker Ini Tetap Mengayuh Sepeda Demi Cari Rezeki

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

21 November 2025

"Walaupun kondisi saya seperti ini, semua saya lakukan biar bisa makan dan bertahan hidup mas" Ucap Pak Marsuki.

 

 

Di usia senjanya, Pak Marsuki (51 tahun) masih harus berjuang sendirian untuk bisa bertahan hidup. Beliau adalah seorang lansia difabel yang sehari-hari berjualan masker di pinggir jalan dengan harga hanya 1rb Rupiah.

 

 

Dagangan Pak Marsuki tidak selalu terjual habis, bahkan seringkali tak ada satupun dagangan yang laku terjual. Berkeliling dari pagi hingga malam hari dilakukan. Jika tak ada pendapatan yang didapatkan, Pak Marsuki terpaksa harus menahan rasa lapar karena tak ada uang untuk membeli nasi.

 

"Kalau hujan dagangan saya bakal basah mbak, dan ga ada yang mau beli, kalau gak ada yang beli berarti saya harus puasa hari itu" ucap Pak Marsuki sembari mengelap keringat

 

“Pernah juga baru dapat uang untuk beli beras, ternyata saya dipalak orang mas, mau ngelawan gak bisa karena kondisi saya seperti ini hanya bisa menangis”- cerita Pak Marsuki

 

 

Beliau berjualan di tengah teriknya matahari hingga hujan yang deras yang terkadang turun dan membasahi seluruh dagangannya. Beliau mengayuh sepeda tua nya dengan susah payah dan menempuh berkilo-kilo meter jauhnya, dan berkeliling dari pagi hingga larut malam. Bila lelah, Pak Marsuki akan beristirahat di bawah pohon atau di pinggir trotoar. Namun, penghasilannya tidak pasti, terkadang dapat 10-15 ribu aja sudah bersyukur. 

 

 

Uang yang didapat bahkan tak cukup untuk makan, hingga perutnya sering kosong dan hanya terisi air putih. Tak jarang ia pulang dalam keadaan lemas karena seharian berjualan tanpa pembeli. Bahkan, pernah juga ditipu pembeli hingga dagangannya hilang begitu saja. Tak jarang sepeda yang beliau pakai sering rusak.

 

Usaha kecilnya tak lagi mampu menopang kebutuhan sehari-hari. Namun, semangat nya untuk tetap bertahan hidup tak pernah padam. #temanberbagi mari ikut bantu ringankan beban Pak Marsuki dengan memberikan sedikit rezeki untuk beliau. Bantu beliau berjuang dengan cara:

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

 

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

26 November 2025 10:13
Rp 20.000
Amin