Setiap hari, ada orang tua yang menatap langit sambil berdoa, “Jangan hujan…” karena jika hujan datang, mereka tak bisa bekerja mencari nafkah. Ada pula ibu yang memeluk anaknya sambil berbisik, “Kalau operasi kali ini gagal… Maafin Mamah ya…”


Di balik jalanan kota dan gang-gang sempit, banyak keluarga yang sedang berjuang melawan satu kenyataan pahit: anak mereka tak bisa buang air secara normal karena penyakit berat pada usus atau anus, sehingga harus hidup dengan lubang di perut dan memakai kantong kolostomi.


Kolostomi: Harapan yang Mahal untuk Mereka yang Tak Punya Pilihan

Kantong kolostomi adalah kebutuhan vital yang harus dipakai setiap hari agar pasien bisa mengeluarkan kotoran dengan aman. Satu kantong hanya bertahan 1 hari, dan harganya Rp 25.000 per kantong.

Untuk keluarga berpenghasilan rendah— ada yang bekerja sebagai manusia silver, pemulung, buruh serabutan—angka ini sangat besar.
Karena tidak sanggup membeli, ada pasien yang terpaksa memakai plastik biasa untuk menampung kotoran. Akibatnya kulit sering luka, iritasi, dan berbahaya memicu infeksi serius.

Banyak orang tua sudah menjual motor, perabot rumah, bahkan rumah satu-satunya, demi biaya operasi dan pemeriksaan anak. Meski memiliki BPJS, kebutuhan seperti kain kasa, cairan NHCL, perban, dan terutama kantong kolostomi tidak ter-cover.
Ada yang sampai bekerja dari pagi sampai malam, namun tetap pulang dengan tangan kosong karena cuaca buruk, atau bahkan dipalak saat mencari nafkah. Ada pula yang kehilangan pekerjaan karena harus mondar-mandir ke rumah sakit mendampingi anaknya menjalani kemo, operasi berulang, hingga puluhan kali tindakan medis.
“Kalau bisa, sakitnya pindah ke saya saja…”
Itulah doa yang terus diulang para orang tua yang menyaksikan anak kecilnya menahan nyeri setiap hari.

Sahabat Kebaikan, kebutuhan mereka bukan hal besar:
Kantong kolostomi harian
Kain kasa & cairan medis
Ongkos kontrol ke rumah sakit
Nutrisi dan kebutuhan dasar keluarga yang tak lagi punya apa-apa
Tanpa bantuan, pengobatan mereka bisa terhenti. Tanpa kantong kolostomi yang layak, risiko infeksi akan semakin tinggi dan bisa mengancam nyawa.
Hari ini, kita bisa meringankan beban mereka.
Bantu para pejuang kecil dan keluarganya untuk tetap sehat, aman, dan mampu menjalani pengobatan sampai tuntas. Setiap donasi akan membantu menyediakan kantong kolostomi dan kebutuhan medis penting lainnya untuk pasien kolostomi yang kurang mampu. Bantu dengan cara:

Disclaimer: Donasi akan digunakan untuk membantu kebutuhan pasien kolostomi kurang mampu, termasuk kantong kolostomi, penunjang medis, biaya kontrol, serta mendukung program kesehatan dan penerima manfaat lain di bawah naungan yayasan.