Kanker Stadium Akhir dan Anak Disabilitas! Bu Eni Butuh Uluran Tanganmu

Kanker Stadium Akhir dan Anak Disabilitas! Bu Eni Butuh Uluran Tanganmu

Rp 475.000
terkumpul dari Rp 70.000.000
6 Donatur
28 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 16 January 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
BERDAMPAK BERDAYA

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

29 December 2025

“Kadang kalau gak ada uang buat makan, kami cuma bisa tahan lapar…

Ibu bilang, ‘puasa aja ya, biar gak terasa lapar.’”

Di usia 56 tahun, Ibu Eni masih harus berjuang di tengah sakit kanker payudara stadium akhir.

Rambutnya mulai rontok karena kemoterapi, tapi tangannya tetap kuat memandikan anaknya yang disabilitas dan menyuapi cucu kecilnya yang sakit TBC perut.

 

Suaminya, Pak Yudi, bekerja sebagai tukang parkir harian. Tapi penghasilannya sering tak menentu kadang ada yang tak mau bayar, kadang seharian tak dapat sepeser pun.

Kalau sedang tak ada uang sama sekali, keluarga kecil ini memilih berpuasa.

Bukan karena ibadah semata, tapi karena memang tak ada makanan yang bisa dimakan.

 

Mereka sempat tidur di masjid saat tak mampu bayar kontrakan.

Sampai pernah juga pura-pura “nunggu pasien” di rumah sakit supaya bisa numpang tidur semalam.

Sekarang, mereka hanya numpang di kontrakan anaknya yang sudah berkeluarga.

Dulu, Ibu Eni sempat punya rumah kecil di Bandung. Tapi semuanya dijual untuk biaya berobat anaknya yang bocor jantung, juga buat pengobatan dirinya sendiri.

Kini, uangnya habis, kesehatannya menurun, dan rumah yang dulu jadi tempat berlindung tinggal kenangan.

Yang paling menyayat, Ibu Eni masih memikirkan cucu kecilnya Arisha, 7 tahun.

Anak itu ditinggalkan sejak lahir oleh orang tuanya dan kini hanya mengenal kasih sayang dari sang nenek.

Baju olahraganya masih seragam TK karena belum mampu beli seragam SD. Sekarang, Ibu Eni butuh bantuan kita untuk Biaya pengobatan kanker dan obat rutin anaknya yang disabilitas

 

Yuk bantu Ibu Eni dan keluarganya bertahan di tengah ujian ini.

Sedikit dari kamu, sangat berarti buat mereka.

  1. Klik “Donasi Sekarang";
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

primajaya

15 January 2026
Rp 50.000
Amin
Sembuhkan dg cara Mu ya Allah.aamiin