Abah Kaib, seorang lansia yang setiap hari berkeliling menjual ketan, tetap semangat mencari nafkah meski tubuhnya sudah lemah dimakan usia. Dengan pikulan di bahunya, Abah berjalan belasan kilometer demi bisa bertahan hidup.

Padahal Abah menderita asma dan sering kesulitan bernapas, namun ia tetap memaksakan diri berjualan agar bisa membawa pulang sedikit uang untuk makan. Sayangnya, dagangan Abah sering sepi pembeli hingga penghasilannya tak menentu.
Meski hidup dalam keterbatasan, Abah Kaib tidak pernah menyerah. Ia hanya berharap suatu saat nanti bisa punya rezeki untuk membuka warung kecil di depan kontrakannya agar tak perlu lagi keliling sejauh itu setiap hari.

Mari bantu Abah Kaib agar bisa mewujudkan harapannya dan menjalani hari-hari tuanya dengan lebih tenang.
ð Setiap donasi yang kamu berikan adalah langkah kecil menuju kehidupan yang lebih layak untuk Abah Kaib.
