“ Mah pengen sehat mah, aa pengen sehat, aa malu makin gede kalo punya kulit kaya gini” Ucap Isyak. Muhamad Isyak adalah anak laki-laki yang berusia 15 tahun. Ia terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan dan ibu nya sebagai ibu rumah tangga. Ia mengidap penyakit Allergic contact dermatitis dari sejak lahir. Segala pengobatan sudah dilakukan untuk kesembuhan Isyak namun takdir berkata bahwa sampai saat ini penyakitnya belum bisa disembuhkan.
Sebagai orang tua, ayah dan ibunya rela melakukan pengobatan kemanapun demi kesembuhan anaknya, mulai dari dokter sampai pengobatan alternatif lainnya sudah dilakukan. Sampai pada saat itu ada yang menghubungi keluarganya dan berkata bahwa ia bisa mengobati Isyak. Saat itu persyaratan yang harus dilakukan adalah memberikan uang terlebih dahulu kepada orang tersebut. Ayah dan ibunya kebingungan dari mana bisa mendapatkan uang tersebut sedangkan saat ini keluarganya hanya memiliki uang untuk bisa membeli makan saja. Kemudian ibunya rela menjual perhiasan satu-satunya untuk biaya pengobatan Isyak. Namun, saat menuju ke alamat yang diberikan ternyata itu adalah alamat palsu. Rasa sedih menyelimuti keluarga Isyak karena mereka menjadi korban penipuan.
Menjadi kuli bangunan adalah pekerjaan yang sulit, dimana ketika ada orang yang menyuruh baru ia bisa bekerja, tidak setiap hari ayahnya memiliki pekerjaan dan tidak setiap hari pula keluarganya memiliki pemasukan uang. Maka dari itu ibunya harus lebih menghemat dalam hal mengelola keuangan karena uang yang didapatnya harus ia sisihkan untuk kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya pengobatan Isyak.
Pengobatan terus dilakukan, tapi semakin lama penyakit isyak semakin parah, setiap hari kulitnya harus sering diolesi pelembab atau minyak kelapa supaya kulitnya tidak kering karena jika terlalu kering kulitnya akan mengelupas bahkan bisa digunting. Selain itu, Isyak tidak bisa terlalu lama terpapar matahari karena kulitnya akan memerah merasa panas seperti terbakar sehingga setiap hari ia sering pergi ke kamar mandi untuk membasuh tubuhnya.
Isyak dan orang tuanya selalu berdoa dan berharap agar Isyak bisa sembuh kembali seperti anak-anak pada umumnya dan bisa menjalani aktivitas dimanapun dan kapanpun. Sebagai orang tua hatinya merasa sangat sedih melihat anaknya tak kunjung sembuh dari penyakit yang dideritanya sejak lahir.
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.