Ayah Ojol Berjuang Selamatkan Anak dari Hidrosefalus

Ayah Ojol Berjuang Selamatkan Anak dari Hidrosefalus

Rp 90.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
3 Donatur
23 hari lagi
Bantu Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 06 February 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ruang Harsa

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

30 January 2026

Kalau lihat anak tetangga seusia Andien sudah bisa berlari, kadang saya iri. Anak saya… berjalan saja masih belum lancar.”Dengan suara bergetar, Pak Firman

Setiap pagi, Pak Firman menyalakan motornya dengan harapan sederhana, hari ini ada cukup order untuk membawa pulang rezeki. Motor itu bukan hanya alat kerja, tapi juga satu-satunya sandaran hidup keluarga kecilnya, meski cicilannya masih harus dibayar selama satu tahun ke depan.

Hingga hari ini, Andien masih harus kontrol ke rumah sakit setiap minggu, menjalani terapi demi terapi. Saat kondisinya memburuk, rawat inap menjadi satu-satunya pilihan. Seperti saat kami mengunjunginya, Andien kembali terbaring lemah di ranjang rumah sakit, berjuang dalam diam.

Biaya pengobatan Andien bukan angka kecil. Susu khusus, pampers, kontrol rutin, dan terapi bisa menghabiskan sekitar Rp3 juta setiap bulan. Sementara penghasilan Pak Firman sebagai ojek online, di hari terbaiknya, hanya sekitar Rp100 ribu per hari. Itu pun belum dipotong kebutuhan makan, sekolah kakak Andien, dan cicilan motor.

Bu Nurmala, ibu Andien, hanya sebagai ibu rumah tangga. Sehari-hari mendampingi Andien, menggendong saat lelah, menenangkan saat sakit, dan menahan air mata agar tetap terlihat kuat di depan anak-anaknya.

Lebih pilu lagi, ada hari-hari ketika keadaan benar-benar memaksa mereka menyerah.

Bu Nurmala mengenangnya sambil menahan tangis,

“Pernah waktu order ojol sepi, Andien yang sudah dijadwalkan berobat ke rumah sakit sampai tidak jadi berangkat. Susunya habis. Kami sekeluarga makan cuma nasi dan kecap.”

Kini, harapan keluarga ini tidak banyak. Mereka hanya ingin Andien terus berobat. Ingin kebutuhan penunjang pengobatan terpenuhi. Lalu kakak Andien tetap bisa bersekolah, dan rumah kecil mereka yang atapnya bocor bisa direnovasi agar lebih aman untuk anak-anak.

 

Sahabat Kebaikan, Uluran tangan kita bisa menjadi napas lega bagi keluarga ini. Sedikit bantuan darimu, adalah langkah besar agar Andien tetap punya harapan untuk tumbuh dan menjalani hidup yang lebih baik.

 

Disclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk segala kebutuhan pengobatan Andien, memenuhi kebutuhan medis harian dan kebutuhan hidup keluarga lainnya. Apabila terdapat kelebihan dana, akan digunakan untuk membantu Penerima Manfaat lainnya serta program-program di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

05 February 2026 12:28
Rp 20.000
Amin
Semoga bisa membantu
JADI#SirkelBaik

URGENT! Bantu Anak Ojol Ini Berjuang Dari Hidrosefalus

Ruang Harsa
Telah mengajak 0 orang berdonasi
Rp 0