Setiap hari sejak selepas Subuh, Abah Ajat memanggul mainan lato-lato dan per-peran sambil berjalan dengan penglihatan yang nyaris tak jelas. Lato-lato dijual Rp20.000 dan per-peran Rp25.000, namun saat ada yang menawar Rp10.000 bahkan Rp5.000, Abah tetap memberikannya. Bukan karena ia mampu, melainkan karena ia tak tega. Dalam kondisi normal, dagangannya hanya laku 4–5 buah, bahkan sering tidak laku sama sekali, hingga membuat Abah menahan lapar dan berjalan sempoyongan.
Sudah dua tahun Abah Ajat tidur di pelataran masjid, hanya beralaskan dan berselimut karung. Untuk sekadar mandi pun ia harus membayar, dan jika tak punya uang, Abah terpaksa berutang. Ia pernah dipukul, kehilangan dompet, terserempet kendaraan, bahkan berjalan jauh dari Saparua ke Braga sambil berjualan karena tak punya ongkos. Penglihatannya semakin kabur akibat benturan di kepala pada masa lalu, membuatnya sering menabrak pot, tiang, dan hampir terjatuh saat berjalan.
Meski tubuhnya renta dan hidupnya penuh keterbatasan, Abah Ajat tetap berjualan dari pagi hingga hampir tengah malam. Bukan demi kenyamanan, melainkan agar ia bisa makan hari itu. Di balik langkahnya yang lemah, Abah menyimpan satu harapan sederhana: memiliki tempat tinggal yang layak agar dapat beristirahat dengan tenang, tanpa takut diusir. Di tengah hiruk-pikuk kota, Abah Ajat bertahan hidup dengan sisa tenaga dan keikhlasan yang tersisa.
Mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Ajat. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama