Buta Sebelah!!! Lansia Ini bertahan Hidup Dengan Upah 10.000

Buta Sebelah!!! Lansia Ini bertahan Hidup Dengan Upah 10.000

Rp 1.392.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
29 Donatur
37 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 07 February 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

07 January 2026

Abah Awih (73) memegang satu ikat sutil dagangannya sambil menahan gemetar di tangannya. Penglihatannya sudah tinggal setengah karena mata kanan buta total dan yang kiri mulai buram. Namun begitu Ia tetap berdiri di pinggir jalan, berharap ada satu dua orang yang membeli dagangannya.

Dua puluh tahun ia keliling berjualan. Dulu ia masih kuat berdiri sampai malam. Sekarang ia hanya sanggup sampai sore. Asam urat membuat setiap langkah terasa seperti ditusuk. Ia pernah berjalan pulang sangat jauh karena tak ada satu pun pembeli. Kaki bengkak dan napas tersengal. Namun ia tetap memaksa pulang karena keluarganya menunggu.

 

Keuntungan yang ia dapat kecil. Sutil dan serok memberi untung Rp10.000 sampai Rp15.000. Satu ikat karung belanja hanya memberi Rp1000 sampai Rp5000. Jika sedang beruntung, ia membawa pulang Rp200.000 sampai Rp300.000. Banyak hari lain ia pulang tanpa uang sepeser pun.

Pendapatannya tidak selalu cukup untuk biaya perjalanan pulang ke rumahnya di luar kota. Ketika tidak cukup, ia tidur di rumah saudaranya yang sempit. Lantainya tanah. Dindingnya kayu. Ia tinggal di sana sampai ada uang untuk kembali melihat keluarganya. Yang ia pikirkan setiap malam tetap sama. Apakah istri dan cucu cucunya sudah makan hari itu?

 

Istrinya juga masih berjualan keliling. Penghasilannya sekitar Rp100.000 per hari sebelum dipotong setoran. Cucu mereka tiga orang. Masih sekolah dan membutuhkan biaya. Abah ingin mereka tetap belajar. Ia ingin istrinya berhenti berjualan agar tidak kelelahan. Namun kondisi keuangan tidak pernah cukup.

 

Pernah suatu hari Abah ditabrak mobil. Barang dagangannya jatuh dan badannya lebam. Penglihatannya yang lemah membuat ia tidak sempat menghindar. Pelakunya pergi begitu saja. Ia hanya bisa mengumpulkan kembali serok dan karung yang berserakan di jalan.

Kemalangan lainnya, Ia pernah kehilangan sebagian jari saat bekerja di kebun, pernah ditipu sebesar Rp100.000. Ia menghadapi semua itu dengan tubuh yang makin rapuh. Tangannya gemetar ketika minum sampai air tumpah dan kakinya nyeri setiap hari. Ia hanya mampu membeli obat murah untuk mengurangi sakit.

 

Di tengah kondisi itu, ada lagi beban lain. Anak-anaknya mempunyai utang Rp20.000.000 untuk memperbaiki rumah. Kini Abah ikut menanggungnya dengan penghasilan yang bahkan tidak menutup kebutuhan dasarnya.

 

Abah tidak meminta banyak. Ia hanya ingin keluarganya hidup lebih layak. Ia ingin cucunya tetap sekolah. Ia ingin istrinya berhenti keliling agar tidak harus merasakan sakit yang sama. Saat ini Abah menjalani hari dengan tenaga yang tersisa. Setiap rupiah yang ia dapat menentukan apakah ia bisa pulang, apakah ia bisa mengobati nyerinya, apakah keluarganya bisa makan.

 

Hai sobat berdampak, yuk sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Awih. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

image-content

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program “Semua Berhak Nyaman”

image-content

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

03 February 2026
Pencairan Dana Rp 808.300

Ke Rekening Bank Mandiri *********6067 a/n YAYASAN AYO BERDAMPAK BERDAYA

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: Dana yang dicairkan akan digunakan untuk program penyaluran bantuan santunan tunai kepada Abah Awih.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

11 January 2026 20:45
Rp 20.000
Amin
SEMOGA KAKEK SEGERA DIBERI KEMUDAHAN BANYAK REZEKII AAMIIN YA RABBAL AALAMIIN
JADI#SirkelBaik

Dagangan Tak Laku!!! Lansia Ini Tetap Berjuang Dengan Kondisi Tubuh Gemetar Dan Buta Sebelah

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 14 orang berdonasi
Rp 760.000

TUBUH GEMETAR DAN MATA HAMPIR BUTA!!! Bantu Abah Awih Menyambung Hidup

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 4 orang berdonasi
Rp 145.000