"Ibu sedih kalau orang-orang takut liat ibu" ujar Mak Pipin.
Mak Pipin lansia berusia 58 tahun, beliau juga sering dibully “Dasar Gapunya Hidung” oleh orang di sekitarnya.
Meski mengalami kesulitan Mak Pipin terus berjuang menjadi kepala keluarga karena suaminya mengalami depresi dan gangguan mental. Mereka bertahan hidup berdua karena tak memiliki keturunan bahkan sering juga diledek mandul.

Kondisi Mak Pipin yang rentan sakit tapi harus cari uang untuk suami agar bisa berobat atau terapi.
Mak Pipin berusaha keras dengan menjadi kuli ternak domba milik orang sudah hampir 2 tahun dan hanya dijanjikan seekor anak domba satu sampai sekarang belum menghasilkan apapun.
Mak Pipin & Suami sering nahan lapar. untuk makan pun jika ada yang memberi tak jarang mereka makan hanya nasi tanpa lauk pauk.
Harapan Mak Pipin cukup sederhana, beliau ingin bawa suami terapi supaya bisa sembuh serta ingin memiliki domba sendiri agar memiliki kehidupan yang lebih layak setiap harinya.
Sahabat, Mak Pipin sangat butuh bantuan dari kita. Kalian bisa wujudkan harapannya dan sisihkan rejeki terbaik kalian dengan cara:

Assalamualaikum Sobat Aksi!
Alhamdulillah terimakasih banyak atas bantuannya kepada Mak Pipin dan Keluarga, kami sudah menyalurkan bantuan kepada Mak Pipin sekeluarga, bantuan berupa santunan uang tunai dan kebutuhan sembako. Semoga apa yang kalian berikan dapat bermanfaat untuk Mak Pipin Sekeluarga & untuk kalian yang telah memberikan bantuan menjadi ladang pahala yang berlipat ganda aamiin 🙏🏻
