Di Usia 66 Tahun, Mak Yeni Masih Bertahan Hidup dari Kantong Kresek

Di Usia 66 Tahun, Mak Yeni Masih Bertahan Hidup dari Kantong Kresek

Rp 445.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
16 Donatur
2 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 02 March 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
JUALAN KRESEK DEMI UPAH 3000 SEHARI UNTUK MENYAMBUNG HIDUP

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

02 February 2026

Di sudut Alun-Alun Bandung, di antara lalu lalang orang yang terburu-buru pulang, Mak Yeni atau yang sering dipanggil Mak Lingling masih setia berdiri membawa kantong-kantong kresek.

Usianya 66 tahun. Rambutnya mulai memutih. Tubuhnya tak lagi sekuat dulu.

Namun hidup memaksanya terus berjualan.

Sudah lebih dari 20 tahun Mak Yeni berjuang sendiri, sejak suaminya memilih menikah lagi dan meninggalkannya bersama dua anak yang masih membutuhkan biaya sekolah.

Demi memastikan anak-anaknya tetap bisa belajar, Mak Yeni menjual rumah satu-satunya. Bahkan isinya pun habis.

Sejak saat itu, hidupnya hanya bergantung pada kantong-kantong kresek yang dijual dengan harga seikhlasnya jika ditanya, Mak Yeni hanya berani menyebut Rp500 per kantong.

 

Tak jarang, seharian berjualan Mak Yeni hanya membawa pulang Rp3.000.

Sering kali, tidak cukup untuk makan.

Maka Mak Yeni memilih menahan lapar, berharap dagangannya laku terlebih dulu.

 

Kini Mak Yeni tinggal di rumah anaknya di daerah Punclut, Cimbuleuit. Tapi ia hampir tak pernah pulang setiap hari. Ongkos yang mahal membuatnya harus bertahan tidur di bangku kantin keras, dingin, dan tanpa selimut.

Kadang, sebelum berjualan, Mak Yeni membantu pemilik kantin merebus air. Upahnya bukan uang, tapi sarapan agar ia bisa bertahan hari itu.

 

Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari, Mak Yeni sering terpaksa berutang pada ibu kantin.

Ia sebenarnya tidak punya rumah.

Namun ia juga tidak ingin merepotkan anaknya yang hidupnya masih pas-pasan.

Rasa malu membuatnya memilih terus berjualan, meski hujan turun disertai angin besar.

Di usianya yang seharusnya menikmati masa tua dengan tenang, Mak Yeni masih harus kebingungan memilih: uang untuk makan, atau uang untuk ongkos pulang.

Harapan Mak Yeni sebenarnya sederhana.

Ia ingin punya modal kecil untuk berjualan kopi seduh dan gorengan di dekat rumah anaknya agar tak perlu lagi berjalan jauh dan berkeliling hanya menjual kantong kresek.

Ia juga ingin bisa menabung, mengontrak rumah kecil, atau suatu hari membangun rumah sendiri.

Bukan rumah mewah cukup tempat tinggal yang aman, hangat, dan bisa ia sebut rumah di sisa hidupnya.

 

Hari ini, kita bisa menjadi alasan Mak Yeni tidak lagi tidur di bangku kantin.

Kita bisa menjadi alasan Mak Yeni tidak lagi menahan lapar.

Kita bisa menjadi alasan seorang ibu tangguh akhirnya merasakan tenang di masa tuanya.

 

Mari bantu Mak Yeni.

Sekecil apa pun donasi Anda, sangat berarti untuk mengubah hidupnya.

Karena tidak seharusnya seorang ibu berusia 66 tahun bertahan hidup hanya dengan menjual kantong kresek seikhlasnya.

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

im

01 March 2026
Rp 20.000
Amin