Bantu Niki, Pemuda Disabilitas yang Bertahan di Jalanan dengan Lansia Ringkih

Bantu Niki, Pemuda Disabilitas yang Bertahan di Jalanan dengan Lansia Ringkih

Rp 970.000
terkumpul dari Rp 70.000.000
11 Donatur
28 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 16 January 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
BERDAMPAK BERDAYA

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

29 December 2025

Seorang anak bernama Niki, berumur 24 tahun. Hidupnya tidak seperti kebanyakan anak muda lain seusianya. Sejak kecil, Niki adalah anak berkebutuhan khusus. Ia tak bisa berbicara seperti orang lain, namun matanya mampu berbicara mata yang lembut tapi menyimpan kekuatan besar.

 

 

Niki hidup bersama Abah agus (65), ayahnya yang sudah sepuh dan sering Setiap pagi, Abah mendorong sepeda tuanya untuk memulung barang bekas, sementara Niki berjalan di belakangnya, membantu sebisanya. Dulu, Niki tidak bisa berjalan sama sekali. Ia lumpuh setelah demam tinggi dan sarafnya terjepit. Selama bertahun-tahun, ia hanya duduk, melihat dunia dari kursi bambu di depan rumahnya.

 

 

Namun suatu hari, saat melihat Abah batuk berat sambil memungut botol bekas di jalan, hati Niki seperti ditarik keras. Ia ingin membantu. Ia tahu Abah sudah lelah. Sejak hari itu, meski tanpa pengobatan rutin, Niki mulai memaksa kakinya bergerak. Sedikit demi sedikit. Sakit, terjatuh, menangis tanpa suara tapi tak menyerah.

 

 

Sampai akhirnya, di suatu pagi yang cerah, Abah menoleh dan melihat Niki berdiri dengan kaki gemetar, menatapnya sambil tersenyum. Sejak hari itu, keduanya selalu bersama kemanapun pergi. Gerobak kecil mereka jadi saksi dari kasih yang sederhana tapi kuat.

 

 

Orang-orang di sekitar sering mengejek Niki, menyebutnya “orang gila”. Mereka tak tahu bahwa di balik tatapan kosong itu, ada hati yang sangat lembut. Niki sering membagikan sebagian hasil memulungnya kadang permen, kadang uang receh kepada anak-anak kecil di jalan. Ia senang melihat mereka tersenyum, seolah kebahagiaan kecil itu cukup untuk menghapus semua luka dalam hidupnya.

 

 

Niki pernah sekolah di SLB, tapi karena sakit dan keterbatasan biaya, ia harus berhenti. Sejak itu, dunia belajarnya hanyalah kehidupan itu sendiri. Ibu Niki telah lama tiada meninggal saat Niki masih kecil karena kanker rahim. Setelah itu, hanya Abah yang menjadi satu-satunya tempat Niki bersandar.

 

 

Sayangnya, keluarga Abah tidak mengakui keberadaan Niki. Mereka menjauh karena malu dan enggan membantu. Dua kakaknya sudah berumah tangga, namun kehidupan mereka pun pas-pasan. 

“Nak… kalau Abah pergi duluan, siapa yang jaga kamu ya?” Ucap Abah Agus

 

 

Niki tidak menjawab. Ia hanya menatap, lalu memeluk Abah. Dalam diamnya, ia berjanji akan terus kuat, meski sendirian.

Sahabat Kebaikan,mari bersama kita ulurkan tangan untuk Niki dan Abah, agar keduanya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak.Karena setiap sedekah yang kita berikan, bukan hanya membantu mereka bertahan, tapi juga menghidupkan cinta dan kasih di tengah dunia yang sering melupakan mereka.

 

Klik “Donasi Sekarang";

Masukan nominal donasinya;

Pilih metode pembayaran;

Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

 

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Eva istapra

15 January 2026
Rp 100.000
Amin