Seorang Ayah Lansia Harus Berjuang Demi Keluarga dan Gendong Anaknya yang Lumpuh Karena Gak Bisa Berobat

Seorang Ayah Lansia Harus Berjuang Demi Keluarga dan Gendong Anaknya yang Lumpuh Karena Gak Bisa Berobat

Rp 920.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 09 February 2026 05:47 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

05 June 2025

Pak Hidayat hanya bisa menatap anaknya, Wiyan, sambil hatinya merasa pilu… Setiap kali melihat anak-anak lain bermain di luar, ia hanya membayangkan Wiyan yang melihat dari jendela, tak mampu berjalan, apalagi berlari mengejar teman-temannya.

 

Wiyan, 15 tahun, dulunya anak yang aktif. Ia memang tunawicara, tapi semangatnya luar biasa. Ia bersekolah di SLB, suka bermain, dan penuh senyum. Hingga kecelakaan yang terjadi di tahun 2022 menimpa anaknya, membuatnya berubah.

 

 

Wiyan terpeleset di rumah, tak sengaja memegang kabel listrik yang terbuka. Ia tersengat dan terlempar hingga menghantam lemari kayu dengan keras.

Benturan itu membuat punggung dan bagian bawah tubuhnya rusak parah…

Sejak hari itu, Wiyan tak bisa berjalan lagi. Ia lumpuh.

 

Sementara Pak Hidayat, ia bekerja sebagai buruh kebun serabutan. Upahnya tak pasti. Kadang dibayar Rp60.000 sehari, kadang tak dapat apa-apa.

 

 

Tinggal bersama istri dan Wiyan di rumah kecil yang bahkan tak punya kasur layak. Mereka hanya tidur beralas karpet tipis. Untuk makan pun sering tak punya beras, sampai harus ngutang ke warung demi sekadar telur dan mie instan.

 

 

 

Setiap hari, Pak Hidayat harus mengurus Wiyan seorang diri.

Menggendong anak remajanya ke kamar mandi karena Wiyan sering buang air besar dan kecil di tempat.

Tanpa pampers, lantai rumah jadi basah dan bau.

Tanpa kursi roda, Pak Hidayat harus memanggul Wiyan ke mana pun mereka pergi.

 

Padahal tubuhnya sudah tua dan lelah...

Pak Hidayat tak pernah mengeluh. Tapi di balik sorot matanya, terlihat letih yang dalam.

Tenaga yang makin melemah.

Dan keinginan kecil: ingin anaknya bisa duduk di kursi roda, agar bisa sekadar keluar melihat dunia.

 

Selama ini, pengobatan untuk Wiyan pun tak berjalan lancar.

Bukan karena tak berusaha. Tapi karena biaya yang tak pernah cukup.

bolehkah kami mengetuk hatimu?

 

Mari kita bantu Pak Hidayat dan Wiyan. Memberikan mereka kasur yang layak, kursi roda, pampers, kebutuhan pokok, dan biaya pengobatan. Mungkin bagi kita, nilainya tak seberapa. Tapi bagi mereka, itu bisa jadi harapan hidup baru.

 

Donasi sekarang! Pemberianmu bisa mengangkat beban Pak Hidayat, dan membawa senyum kembali ke wajah Wiyan.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

23 September 2025
Pencairan Dana Rp 140.257

Ke Rekening Bank Mandiri *****5392 a/n AYO BERDAMPAK BERDAYA

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: dana yang dicairkan akan diberikan kepada penerima manfaat dalam bentuk santunan tunai

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

06 June 2025 09:37
Rp 25.000
Amin
JADI#SirkelBaik

Cari Nafkah Sambil Gendong Anak Lumpuh! Bantu Juang Pak Hidayat

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 0 orang berdonasi
Rp 545.000

Juang Ayah Lansia Menggendong Anaknya yang Lumpuh Karna Tak Bisa Beobat

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 0 orang berdonasi
Rp 40.000