Bantu Bapak Lumpuh Penjual Mainan Berjuang Demi Bertahan Hidup

Bantu Bapak Lumpuh Penjual Mainan Berjuang Demi Bertahan Hidup

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
31 hari lagi
Berikan Bantuan Terbaikmu!
Terakhir diperbarui pada 26 February 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Kebaikan Ramadan untuk Semua

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

25 February 2026

Terlihat seorang pria paruh baya berjalan tertatih dengan bantuan tongkat, menjajakan mainan di pinggir jalan. Namanya Pa Janidin. Ia adalah penyandang disabilitas yang berjuang setiap hari demi mencari nafkah halal, meski kedua kakinya tak lagi bisa berdiri sejak mengalami kecelakaan parah di tahun 2004.

 

Dulu, ia terjatuh dari pohon saat mengambil buah. Cedera di bagian punggung dan tulang ekor membuatnya harus menjalani operasi berkali-kali, hingga akhirnya tak bisa berjalan normal. Kini, ia hidup di Bekasi bersama istri tercinta dan mengandalkan jualan mainan serta jasa pijat keliling untuk bertahan hidup.

Modalnya kecil. Keuntungan jualan hanya sekitar Rp4.000 per mainan. Dalam sehari, kadang hanya laku satu atau dua. Seringkali, ia pulang tanpa membawa uang sepeser pun. Untuk panggilan pijat pun tidak selalu ada. Bayarannya seikhlasnya, kadang Rp20.000, kadang tidak dibayar sama sekali.

 

Biaya hidup di kota besar seperti Bekasi sangat berat. Untuk makan, kontrakan, listrik, air, dan sampah, totalnya bisa lebih dari Rp2,5 juta setiap bulan. Pa Janidin dan istrinya bahkan pernah tidak makan selama dua hari karena tak ada uang.

 

Namun, di balik segala kesulitan itu, Pa Janidin tetap tersenyum. Ia tidak pernah menyerah. Ia yakin, ini semua adalah rencana terbaik dari Allah.

Kini, Pa Janidin hanya ingin bisa bertahan hidup lebih layak. Ia punya dua harapan sederhana: bisa berjualan es teh agar lebih laku, dan memiliki motor roda tiga agar lebih mudah berjualan dan menerima panggilan pijat.

Di tengah keterbatasan fisik dan himpitan ekonomi, Pa Janidin memilih untuk tetap berjuang.

 

Sobat Berdampak! Mari wujudkan Ramadan yang penuh dengan kebaikan melalui campaign dan program Semua Berhak Dirayakan. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara: 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.