BERJUANG DENGAN PENGLIHATAN YANG GELAP!! Bantu Penjual Keset Ini Hidupi Keluarga

BERJUANG DENGAN PENGLIHATAN YANG GELAP!! Bantu Penjual Keset Ini Hidupi Keluarga

Rp 12.916.002
terkumpul dari Rp 30.000.000
170 Donatur
0 hari lagi
BANTU SEKARANG!
Terakhir diperbarui pada 04 February 2026 04:41 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Pemuda Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

09 December 2025

Di balik keterbatasan penglihatan yang dialaminya sejak lahir, Mang Sulaeman atau akrab disapa Mang Ujang (38 tahun) tetap berjuang tanpa henti demi menghidupi ibunya yang sudah lansia dan anaknya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD. Dengan kondisi tunanetra (low vision), Mang Ujang mencari nafkah dari berdagang lap keset buatan tangannya dan membuka jasa pijat panggilan dengan bayaran seikhlasnya.

 

 

Setiap keset yang dijual seharga Rp25.000 dibuat dengan penuh kesabaran. Butuh waktu hingga 1,5 hari untuk menyelesaikan satu keset, sementara bahan baku kain yang ia beli sering kali rusak dan tidak semuanya bisa dipakai. Dari usaha ini, penghasilan Mang Ujang rata-rata hanya sekitar Rp50.000 per hari—bahkan seringkali tidak ada pemasukan sama sekali. Sementara itu, kebutuhan sekolah anaknya dan biaya hidup ibunya yang sudah renta harus tetap ditanggung.

 

Kehidupan Mang Ujang semakin berat karena rumah yang ia tinggali bersama keluarga sudah dalam kondisi memprihatinkan: genteng bocor, tembok bambu hampir roboh, lantai kayu rapuh, hingga jendela pecah. Ibunya pun menderita penyakit darah tinggi dan pendengaran yang semakin melemah, namun belum pernah mendapatkan perawatan medis karena keterbatasan biaya.

 

 

Meski sering ditolak, direndahkan, bahkan ditipu saat berdagang, Mang Ujang tak pernah berhenti berusaha. Dengan tongkat di tangan, ia tetap melangkah, menjaga harapan untuk keluarga kecilnya. Dalam doa dan harapannya, Mang Ujang hanya ingin bisa memberi kehidupan yang lebih layak untuk anak dan ibunya, bahkan bercita-cita kecil untuk membuka warung agar penghasilannya lebih stabil.

 

Mari bersama-sama kita bantu perjuangan Mang Ujang yang tak pernah lelah meski dalam keterbatasan. Uluran tangan kita bisa menjadi jalan agar beliau dan keluarganya dapat hidup lebih layak, memiliki rumah yang aman, serta biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan sekolah anaknya.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Yayasan Pemuda Peduli

03 February 2026
Pencairan Dana Rp 2.486.709

Ke Rekening Bank Mandiri *********2004 a/n Yayasan Pemuda Peduli

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: biaya penyaluran akan di salurkan dalam bentuk paket sembako, santunan tunai, biaya tak terduga dan biaya operasional yayasan.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

09 January 2026 13:39
Rp 20.000
Amin
JADI#SirkelBaik

Bantu Tunanetra Penjual Kaset Berjuang Demi Keluarga

Yayasan Pemuda Peduli
Telah mengajak 3 orang berdonasi
Rp 180.000

Langkah Gelap & Berat Seorang Tunanetra! Demi Biaya Berobat Ibu dan Sekolah Anaknya

Yayasan Pemuda Peduli
Telah mengajak 42 orang berdonasi
Rp 1.805.002