Sudah beberapa bulan sejak 23 November 2025, bencana hujan angin, banjir bandang, dan longsor melumpuhkan berbagai wilayah di Sumatera. Di tengah dampak yang dirasakan manusia, ribuan hewan juga menjadi korban yang sering luput dari perhatian.
Banyak hewan ditemukan mati di pinggir jalan, tertimbun reruntuhan, terpisah dari pemiliknya, hingga ternak yang hanyut terbawa derasnya air. Shelter-shelter hewan terendam banjir, bahkan satwa liar terpaksa keluar dari habitatnya demi menyelamatkan diri.
Di lokasi bencana, hewan-hewan yang masih hidup berada dalam kondisi memprihatinkan.Mereka mengalami luka, kelaparan, kelelahan, dan kesulitan menemukan tempat yang aman untuk berlindung.
Para aktivis hewan di lapangan terus berjuang melakukan evakuasi dan penyelamatan. Mereka memberikan perawatan, makanan, serta air minum bagi hewan-hewan yang berhasil ditemukan di tengah
kondisi yang serba terbatas.
Sayangnya, keterbatasan akses dan logistik menjadi tantangan besar dalam proses penyelamatan. Para aktivis membutuhkan dukungan agar upaya penyelamatan dapat terus berjalan.
Saat ini, kebutuhan mendesak meliputi peralatan evakuasi, makanan hewan, air bersih, obat-obatan dan vitamin hewan, serta layanan kesehatan untuk hewan terdampak bencana.
Dukunganmu sangat berarti bagi hewan-hewan yang sedang berjuang untuk bertahan dan pulih dari luka.Mari bersama mendukung para aktivis hewan agar mereka tidak berjalan sendirian dalam misi mulia ini.Dengan cara:
