Juang Ayah Disabilitas Bertahan Hidup dari Jasa Service Elektronik Demi hidupi Keluarga

Juang Ayah Disabilitas Bertahan Hidup dari Jasa Service Elektronik Demi hidupi Keluarga

Rp 460.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
10 Donatur
22 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 04 February 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

30 December 2025

Setiap pagi, Pak Ahmad memandang obeng dan solder tuanya. Di ruang kecil itulah harapan keluarga kecilnya bertahan hidup.

Sudah 25 tahun ia memperbaiki TV, DVD, dan speaker milik orang lain namun ironisnya, TV di rumahnya sendiri sudah lama rusak.

 

Pak Ahmad berjalan pincang, menumpu pada kaki kanan yang bengkok. Sejak usia 9 bulan, kaki kirinya tak bisa digerakkan.

Tapi langkahnya tak pernah berhenti. Ia tahu, dua anaknya sedang menunggu di rumah, menanti ayah mereka pulang dengan harapan bisa makan malam bersama.

“Kadang... kalau uangnya gak cukup, saya gak makan, biar anak-anak bisa makan dulu,” ucapnya, sambil tersenyum menahan haru.

 

Pendapatan Pak Ahmad tak menentu.

Seminggu bisa hanya satu pelanggan, bahkan pernah tiga bulan tanpa ada yang men-service.

Saat itu, ia dan istri yang juga penyandang disabilitas bertahan dengan makan nasi dan garam.

Pernah pula berpuasa Senin-Kamis, bukan semata ibadah, tapi agar pengeluaran bisa dihemat.

 

Di tengah semua keterbatasan, Pak Ahmad tetap punya mimpi besar:

 

“Saya ingin anak saya jadi Polisi dan Polwan. Saya ingin lihat mereka sukses sebelum saya gak kuat lagi...”

Anak sulungnya kini SMP, anggota paskibra sekolah. Tapi seragam merah putih dan sepatu paskibra masih belum lengkap.

Setiap kali melihat anaknya latihan baris-berbaris dengan sepatu murah, Pak Ahmad hanya menunduk antara bangga dan sedih, karena belum bisa membelikan seragam yang layak.

 

Meski fisiknya terbatas, Pak Ahmad selalu berusaha menolong sesama. Pernah ia mendahulukan uangnya untuk membeli komponen TV milik orang lain, padahal untuk makan saja sulit.

“Kalau gak dibantu, mereka juga gak bisa nonton, kasian,” katanya sambil tertawa kecil.

Kini, banyak barang servis menumpuk di rumah karena Pak Ahmad tak punya modal membeli komponen.

Bahkan, pelanggan yang belum bayar.

Namun tak sedikitpun ia menyimpan dendam hanya doa agar Allah memberi gantinya lewat rezeki lain.

 

Hari ini, Pak Ahmad masih berjuang dari rumah kecilnya,

di antara alat-alat elektronik usang dan komponen bekas,

mengejar harapan agar anak-anaknya bisa tetap sekolah dan mencapai cita-citanya

Hai sahabat berdampak, yuk sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Pak Ahmad. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara : 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program “Semua Berhak Nyaman”

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

03 February 2026
Pencairan Dana Rp 418.000

Ke Rekening Bank Mandiri *********6067 a/n YAYASAN AYO BERDAMPAK BERDAYA

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: Dana yang dicairkan akan digunakan untuk program penyaluran bantuan santunan tunai kepada Pak Ahmad Service.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

04 February 2026 07:37
Rp 20.000
Amin
Bismillah semoga bermanfaat
JADI#SirkelBaik

Jasa Service Tak Laku!!! Ayah Disabilitas ini Tak Bisa Pergi Berobat

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 5 orang berdonasi
Rp 220.000