HANYA UNTUNG 5000! Lansia Penjual Pisau Cukur Tunanetra Berjuang Di Jalanan
Di usia senjanya, Abah Putra masih harus berkeliling dari pagi hingga sore demi menjual pencukur kumis seharga Rp5.000. Dalam sehari, ia hanya membawa pulang Rp30.000–60.000 untuk makan bersama istri dan anaknya.Namun kini, cobaan hidup datang bertubi-tubi.
Istri tercinta Abah mengalami gangguan jiwa akibat tekanan ekonomi yang berat. Sudah 4 kali dibawa ke RSJ, dan hingga hari ini, kondisinya belum stabil. Di rumah, Abah harus menjaga dengan sabar—bahkan menyembunyikan alat tajam agar istrinya tidak melukai diri.
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.
Halo Sobat Berdampak!
Alhamdulillah, tim kami sudah bertemu dan menyalurkan hasil dari teman-teman semua kepada Abah Putra. Abah Putra merupakan lansia penjual alat pencukur kumis/alat perkakas kebutuhan rumah sehari-hari Penyaluran yang kami berikan dalam bentuk Santunan Tunai dan Bantuan Modal Usaha.
Terima Kasih kepada semua Sobat Berdampak yang sudah membantu. Semoga penyaluran ini bermanfaat bagi Abah Putra dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.
Mari Terus Berdampak dan Berdaya!
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.