Tak Miliki ANUS, Bantu Dek Azizi Operasi Segera!

Tak Miliki ANUS, Bantu Dek Azizi Operasi Segera!

Rp 545.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
12 Donatur
18 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 04 February 2026 12:00 WIB

Penggalang Dana

Amal Baik Insani

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
HIDUP DENGAN KANTONG KOLOSTOMI, BANTU DEK AZIZI OPERASI PEMBUATAN ANUS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

22 January 2026

Pagi itu masih diselimuti kabut, jalanan basah oleh embun malam. Di antara lalu-lalang orang dewasa yang sibuk dengan urusan hari, tampak seorang anak laki-laki berjalan perlahan. Di tangannya termos air panas dan keranjang berisi kopi sachet, dan membawa adiknya yang masih balita.

Namanya Ade Azizi, 12 tahun. Di usianya yang seharusnya sibuk belajar dan bermain, Azizi justru bergulat dengan kenyataan yang berat, bukan hanya soal ekonomi, tapi juga kesehatan yang genting. Ia mengidap Atresia Ani dengan Fistula (kelainan kongenital), sebuah kelainan bawaan langka di mana ia lahir tanpa lubang anus. Sejak bayi, ia hidup dengan kantong kolostomi yang ditempelkan di perut untuk membuang sisa pencernaannya.

Kondisi ini bukan hanya menyakitkan secara fisik, tapi juga sangat memengaruhi kehidupan sosial dan emosional Azizi. Ia sering merasa malu, khawatir kantongnya bocor atau berbau, sehingga ia memilih berhenti sekolah. Ia takut menjadi bahan ejekan. Namun di balik rasa takut itu, ia menyimpan harapan besar:

“Aku nggak mau pakai kantong ini terus... Aku pengen punya anus. Aku pengen sekolah lagi. Aku pengen sembuh.”

 

Dokter menyarankan agar Azizi segera menjalani operasi pembuatan anus (rekonstruksi saluran pembuangan) agar ia bisa hidup normal tanpa bantuan kantong kolostomi seumur hidup. Namun operasi ini tidak sederhana bagi Azizi.

 

Saat ini, Azizi hidup dalam keterbatasan. Untuk membeli satu kantong kolostomi saja, ia harus menjual belasan gelas kopi di jalan. Sementara itu, sang ibu juga tengah terbaring sakit akibat komplikasi lambung kronis. Tubuhnya semakin melemah, tak mampu menelan makanan. Keduanya sama-sama butuh perawatan, tapi tak ada dana.

“Kalau hari ini bisa jual 15 gelas, bisa beli kantong kolostomi, obat buat Ibu dan makan kami bertiga,” bisiknya pelan sambil mengusap peluh.

 

Perawatan medis bukan seharusnya jadi mimpi, apalagi bagi anak-anak. Tapi bagi Azizi, bahkan membeli kantong kolostomi adalah perjuangan. Ia dihadapkan setiap hari pada pilihan sulit: membeli makan, membeli kantong baru, atau membeli obat untuk ibunya.

Azizi hanya ingin sembuh. Ia ingin bisa ke sekolah tanpa rasa takut, tanpa harus membawa kantong di perutnya. Ia ingin ibunya kembali sehat. Dan ia ingin adiknya bisa tumbuh dengan senyuman, bukan dengan kekurangan.

 

Insan Baik, Kita bisa bantu mengubah hidup Azizi. Sekecil apa pun bantuan Anda, bisa jadi titik balik untuk hidup Azizi yang lebih sehat dan layak.

 

Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk pengobatan Azizi dan ibunya, serta mendukung penerima manfaat lain dalam program sosial kemanusiaan Amal Baik Insani.

1. Klik Tombol Donasi Sekarang

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Jimmy

28 January 2026
Rp 50.000
Amin