Di Usia 86 Tahun, Abah Ali Masih Dorong Gerobak Demi Bertahan Hidup

Di Usia 86 Tahun, Abah Ali Masih Dorong Gerobak Demi Bertahan Hidup

Rp 4.658.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
123 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 26 August 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 July 2026

Di usia 86 tahun, saat banyak orang menikmati masa tua bersama keluarga, Abah Ali masih harus mendorong gerobak setiap hari untuk menjual kopi dan air mineral. Namun, penghasilannya hanya sekitar Rp5.000 hingga Rp50.000 per hari. Bahkan, ada hari-hari ketika tidak satu pun dagangannya terjual.

Penghasilan yang tak menentu membuat Abah harus memilih antara membeli makan atau obat untuk mengatasi darah tinggi yang sering memicu sakit kepala. Tak jarang, beliau lebih memilih membeli obat daripada mengisi perut. Saat tak memiliki uang, Abah hanya makan dua potong singkong, menyisakan nasi siang untuk dimakan malam hari, bahkan terpaksa berhutang ke warung agar bisa makan.


Abah juga tidak memiliki tempat untuk beristirahat. Setiap malam, beliau tidur di emperan toko dan menunggu hingga toko tutup. Saat subuh pergi membersihkan diri, seluruh barang dagangannya pernah dicuri hingga modal usahanya hampir habis. Kini, yang tersisa hanya beberapa bungkus kopi dan air minum.


Meski tubuhnya semakin renta, Abah tetap berkeliling mendorong gerobak demi bertahan hidup. Saat dagangan sepi, beliau harus berjalan lebih jauh meski kelelahan. Bahkan, Abah pernah mendorong gerobaknya dari Bandung menuju Bogor selama empat hari empat malam sambil berjualan di sepanjang perjalanan.


Hari ini, Abah hanya ingin bisa kembali berjualan dengan tenang, memiliki modal usaha yang cukup, dan tetap mendapatkan obat yang dibutuhkan agar bisa menjalani hari tanpa menahan sakit. Mari ringankan perjuangan Abah Ali. Setiap donasi yang Anda berikan akan membantu memenuhi kebutuhan hidup, menyediakan modal usaha, dan membantu biaya pengobatan agar Abah tidak lagi harus memilih antara makan atau membeli obat.


Klik tombol "Donasi Sekarang"

Masukkan nominal donasi terbaik

Pilih metode pembayaran


Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Abah Iin Sholihin dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 



Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

28 July 2026 22:35
Rp 20.000
Amin
Semoga Abah Ali selalu sehat dan kuat, serta semua yang kita rencanakan berhasil
JADI#SirkelBaik

TIDUR BERALAS KARDUS!! Abah Ali Berjuang Jualan Kopi Demi Bertahan Hidup

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 84 orang berdonasi
Rp 2.743.000

PINGSAN KARENA KEHABISAN OBAT!! Kakek Penjual Kopi Berjuang Untuk Sembuh

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 36 orang berdonasi
Rp 1.695.000