Donat Tak Laku, Bantu Abah Anang Bertahan Sekarang
Donat Tak Laku, Bantu Abah Anang Bertahan Sekarang

Donat Tak Laku, Bantu Abah Anang Bertahan Sekarang

Rp 310.000
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
12
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 03 November 2026, 21:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

11 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang telah menginjak 71 tahun, Abah Anang harus menahan perih di kaki dan raganya yang kian menua demi menyambung hidup. Setiap subuh, tepat pukul 6 pagi, ia sudah mulai melangkah menyusuri jalanan menggendong keranjang donat milik orang lain. Di balik perjuangannya, Abah menyimpan keterbatasan fisik yang memilukan; mata sebelah kirinya buta sejak kecil dan pendengarannya pun sudah jauh berkurang. Tanpa sanak saudara, istri, maupun anak, lansia yang hidup sebatang kara ini terpaksa berjuang sendiri di jalanan demi bisa mendapatkan sesuap nasi.

Sistem setoran membuat Abah hanya mengantongi untung Rp500 dari setiap donat seharga Rp2.500 yang berhasil ia jual. Pendapatan yang teramat minim itu membuat Abah sering kali terpaksa menahan lapar dan hanya bisa makan satu kali sehari karena ketiadaan uang. Bahkan, saat perutnya tak lagi bisa berkompromi dan donatnya belum laku, Abah terpaksa memakan dagangannya sendiri untuk mengganjal lapar. Untuk tempat bernaung pun Abah tak mampu membayar kontrakan, beruntung ada Pak RT setempat yang berbaik hati memberikan tumpangan tempat tinggal agar Abah tidak telantar di jalanan.

Ironisnya, di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi yang menghimpit, jalanan sering kali berlaku kejam pada Abah. Karena penglihatan dan pendengarannya yang terganggu, Abah pernah menjadi korban penipuan oleh pembeli tak bertanggung jawab yang membayar dengan uang palsu Rp50.000. Kesedihan Abah kian berlapis saat dagangannya pernah ditendang hingga hancur oleh preman jalanan hanya karena Abah menolak meminjamkan uang yang sebenarnya tidak ia miliki. Namun, di balik semua kegetiran itu, Abah Anang memiliki hati yang teramat mulia, beliau tidak pernah mendendam dan selalu berusaha berbagi kepada sesama yang membutuhkan dari keterbatasan yang ia punya.

Kini, Abah Anang memendam satu impian besar di sisa usianya. Beliau sangat ingin memiliki modal untuk membuka usaha donat mandiri agar keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar dan tidak perlu lagi kelelahan berjalan jauh menahan sakit kaki. Bantuan dari kita semua bukan sekadar memberikan modal usaha, melainkan sebuah bentuk kepedulian untuk memuliakan dan memberikan perlindungan di hari tua bagi seorang lansia tangguh yang menolak untuk mengemis.


Mari Bentangkan Kebaikan, Wujudkan Mimpi Usaha Mandiri untuk Abah Anang!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
04 October 2026, 21:18

Semoga sehat selalu, panjang umur, rejekinya lancar, apa yang diinginkan segera terkabulkan, diberi kemudahan dalam menghadapi ujian, aamiin