PAPEDA TAK LAKU, BANTU ABAH ANTON BERTAHAN HIDUP
PAPEDA TAK LAKU, BANTU ABAH ANTON BERTAHAN HIDUP

PAPEDA TAK LAKU, BANTU ABAH ANTON BERTAHAN HIDUP

Rp 0
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
30 hari

Diperbarui 26 October 2026, 14:04 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
KINDNESS FOR EVERYONE

Cerita

26 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di bawah bayang-bayang pekatnya malam, Abah Anton terus menyeret kakinya yang pincang menyusuri jalanan demi menyambung hidup keluarga. Saban hari dari pukul tujuh malam hingga dua dini hari, lansia tegar ini memaksakan fisiknya mendorong gerobak papeda yang berat dan lapuk. Rasa sakit tak terperi senantiasa menjalar dari engsel kakinya yang bergeser serta varises parah di kedua belah kakinya. Kerap kali Abah terpaksa menghentikan langkahnya di pinggir jalan, memegangi dadanya yang sesak sambil menarik napas dalam-dalam, sekadar mengumpulkan sisa tenaga untuk kembali mendorong roda gerobak bannya yang sudah gundul dan karat.

Langkah kaki Abah yang terbatas tak bersanding lurus dengan hasil yang diraih. Pendapatan harian Abah teramat tak pasti; kerap kali beliau hanya membawa pulang uang 20 ribu rupiah setelah mengasong hingga larut malam. Angka itu jauh dari kata cukup untuk menafkahi sang istri dan mencukupi kebutuhan sekolah kedua cucunya yang masih SD. Pahitnya realita membuat Abah terpaksa terjerat utang ke bank keliling demi membayar sewa kontrakan seharga 500 ribu rupiah per bulan dan membeli kebutuhan dasar sekolah cucunya—termasuk mengganti seragam lama yang sudah kusam dan mengatung. Bahkan, kontrakan sempit beratap seng yang panas membara itu kini mulai menunggak dan membuat Abah terancam diusir untuk kedua kalinya.

Ujian yang menghimpit Abah Anton tak berhenti pada kesulitan ekonomi semata. Saat mengasong di tengah malam, Abah sering kali tertidur karena kelelahan hingga dimanfaatkan oleh orang berniat jahat. Tabung gasnya pernah dicuri saat beliau tertidur, bahkan powerbank miliknya dibawa lari oleh penipu yang bergeming pura-pura hendak memperbaiki kompornya. Kejadian itu memaksa Abah terhenti berjualan beberapa hari hingga akhirnya terpaksa mengasong dalam kegelapan malam tanpa lampu penerang. Di sekolah, kedua cucunya pun harus menelan kenyataan pahit kerap dirundung dan dihina miskin oleh teman-temannya. Namun di balik segala duka tersebut, keluhuran hati Abah tak pernah pudar; beliau masih sering membagikan papeda gratis kepada anak-anak pengamen di jalanan.

Harapan terbesar yang selalu dipanjatkan Abah Anton dalam sujud malamnya adalah memiliki gerobak motor roda tiga yang layak agar beliau tak perlu lagi memaksakan kakinya yang sakit untuk mendorong beban berat, membebaskan keluarganya dari jerat utang bank keliling, serta memberikan tempat tinggal yang layak dan adem untuk sang cucu. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya kebaikan yang sangat berarti untuk membebaskan Abah Anton dari penderitaan fisik dan impitan utang di masa tuanya. Mari bersama-sama kita hadirkan kehangatan dan kesempatan hidup yang lebih bermakna bagi keluarga Abah Anton.


Mari Alirkan Kebaikan! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Modal Usaha Gerobak Roda Tiga, Pelunasan Utang Bank Keliling & Tunggakan Kontrakan, Seragam Sekolah Cucu, serta Perawatan Kesehatan Kaki Abah Anton! Klik BANTU SEKARANG!

  • Klik “DONASI SEKARANG”;
  • Masukkan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via e-mail.

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.