HIDUP DARI 5 RIBU! Lansia Penjual Korek Ini Butuh Bantuan Untuk Bertahan Hidup

HIDUP DARI 5 RIBU! Lansia Penjual Korek Ini Butuh Bantuan Untuk Bertahan Hidup

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
78 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 11 March 2026 00:31 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Kebaikan Ramadan untuk Semua

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

11 March 2026

Di usia 86 tahun, Abah Ara masih harus berjuang mencari nafkah. Setiap pagi sejak pukul 07.00, ia berangkat untuk berjualan korek gas dan alat cukur jenggot, lalu pulang sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 sore. Jika dulu, pada tahun 2019, Abah masih kuat berkeliling menjajakan dagangannya, kini tubuhnya tak lagi mampu berjalan jauh. Kakinya sudah lemah. Ia hanya bisa duduk di satu tempat, menunggu orang yang lewat untuk membeli.

 

 

Korek gas yang dijualnya seharga Rp5.000 untuk dua buah, sementara alat cukur jenggot Rp5.000 per buah. Namun dalam sehari, dagangannya paling sedikit hanya laku lima buah. Dari hasil itu, Abah hanya memegang sekitar Rp20.000 kotor. Uang sebanyak itu sering kali tidak cukup untuk membeli lauk makan di rumah. Kondisi rumah mereka pun sangat sederhana dan tidak layak. Saat musim hujan, atap rumah bocor. Dapur masih menggunakan tungku dari batu bata dengan kayu bakar, karena Abah belum mampu membeli kompor.

 

Beberapa minggu lalu, pada Januari 2026, Abah sempat sakit selama dua minggu dan tidak bisa berjualan sama sekali. Biaya pengobatanya sangat mahal. Di tengah kondisi sulit, itu menjadi beban tambahan yang berat. Bahkan pernah, karena tidak ada uang, Abah dan istrinya hanya makan nasi dengan kuah dari air panas yang diberi penyedap rasa.

 

 

Abah tidak memiliki keinginan yang besar. Ia ingin membeli kompor agar istrinya tidak lagi memasak dengan kayu bakar. Ia ingin memperbaiki rumahnya yang bocor. Dan yang paling ia harapkan, bisa beristirahat dengan tenang tanpa harus terus memaksakan tubuh renta ini untuk bekerja.

 

Mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Ara. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya.

 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.