PUNGGUNG BENGKOK KARENA KECELAKAAN, BANTU ABAH ASEP SEKARANG
PUNGGUNG BENGKOK KARENA KECELAKAAN, BANTU ABAH ASEP SEKARANG

PUNGGUNG BENGKOK KARENA KECELAKAAN, BANTU ABAH ASEP SEKARANG

Rp 590.000
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
21
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 19 October 2026, 12:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

16 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang telah menginjak 67 tahun, Abah Asep harus memeluk kerasnya kehidupan tanpa lelah. Setiap hari, dari jam 7 pagi hingga sore hari, ia mendorong gerobak rakitan baja besi seadanya menjajakan agar-agar buatan sendiri ke sekolah-sekolah dasar. Namun, raga Abah jauh dari kata sehat; ia mengidap kelainan tulang punggung bengkok berbentuk huruf "S" akibat jatuh dari pohon, yang hingga kini kerap terasa linu dan sakit saat mendorong beban. Tak hanya itu, Abah juga didera batuk-batuk kronis selama lebih dari sebulan yang tak kunjung diperiksakan ke dokter karena ketiadaan biaya.

Pahitnya jalanan kian menyayat hati saat dagangan Abah tak kunjung laku. Pernah dalam seharian, ia hanya membawa pulang uang Rp8.000 saja. Sering kali, jika uang yang didapat hanya cukup untuk membeli beras, Abah dan istrinya terpaksa makan nasi hanya berlaukkan kerupuk. Jika agar-agar tidak habis terjual, Abah dan istrinya terpaksa memakan dagangan tersebut hanya untuk mengganjal perut yang lapar. Nestapa Abah kian bertambah oleh rasa duka mendalam; anak tunggal kesayangannya telah meninggal dunia akibat lumpuh yang tak sempat diobati karena kemiskinan. Setiap kali mengenang almarhum anaknya, air mata lansia tangguh ini selalu menetes tak tertahankan.

Di rumah menumpang milik saudaranya yang tidak layak huni dan tanpa akses air bersih, Abah harus mengambil air ke masjid setiap hari untuk kebutuhan harian. Sepulang berjualan, dengan sisa tenaga yang ada, Abah dengan penuh kasih memijat kaki istrinya yang terbaring lemah. Sang istri tak lagi mampu berjalan keluar rumah akibat penyakit misterius yang tak pernah terdiagnosis karena mereka tidak punya uang untuk berobat. Demi menutupi kekurangan modal dagang dan membeli beras, Abah kini terjerat utang ke warung tetangga, sementara tubuh rentanya juga pernah menjadi korban tabrak lari oleh pengendara motor yang kabur begitu saja.

Di sisa senjanya, Abah Asep menyimpan impian yang sangat bersahaja. Ia hanya ingin terbebas dari jerat utang warung, memiliki gerobak yang lebih layak, serta modal usaha yang cukup agar tidak perlu lagi mendorong beban berat di jalanan. Abah ingin memiliki rezeki yang cukup agar ia dan istrinya bisa makan makanan yang layak, mendapatkan pengobatan medis, serta merawat istrinya dengan tenang. Uluran tangan kita hari ini adalah seberkas harapan untuk membalas kebaikan hati Abah Asep, membalurkan ketenangan di masa senjanya, dan menghapus duka di hatinya.


Mari Bentangkan Kebaikan, Beri Pengobatan Layak dan Modal Usaha untuk Abah Asep!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 30.000
19 September 2026, 14:42

Semoga jualan bapaknya semakin laris & bapaknya bisa hidup yg layak