Di usia tuanya, Abah Cahyana harus menjalani pahitnya hidup dalam kesendirian yang teramat sunyi. Setelah istri, ibu, dan kakaknya berpulang ke Rahmatullah, lansia sebatang kara ini tidak memiliki siapa-siapa lagi untuk bersandar. Dahulu, Abah menggantungkan nasibnya dengan memetik dan memikul daun singkong dari kebun milik kepala desa untuk dijual seharga dua ribu rupiah per ikat. Namun kini, di rumah sangat kecil tempatnya bernaung seorang diri, Abah hanya bisa meratapi nasibnya tanpa ada sanak saudara yang menemani.

Ujian hidup Abah Cahyana kian berat saat mata pencahariannya terhenti total. Selama dua bulan terakhir, tanaman singkong yang dirawatnya mengering dan mati, hingga tak ada lagi daun layak jual yang bisa beliau tawarkan ke pasar atau rumah makan. Tanpa ada hasil jualan, Abah kerap kali harus menahan lapar dan terpaksa berpuasa jika tak ada tetangga atau orang dermawan yang tergerak memberikan makanan. Penderitaan tersebut kian menyayat hati mengingat masa lalunya yang pernah diusir saat kondisi fisiknya mulai digerogoti penyakit.

Tak hanya urusan perut yang mengimpit, kesehatan fisik Abah pun kian memprihatinkan. Kaki Abah sering kali dilanda rasa sakit luar biasa hingga membuat langkahnya terpincang-pincang, bahkan beliau pernah terjatuh di jalanan saat berusaha mencari rezeki. Penglihatannya pun kian memburuk dengan mata yang mulai menguning dan sering berkunang-kunang. Tanpa biaya untuk berobat ke rumah sakit, Abah hanya bisa mengompres kakinya seadanya demi mengurangi rasa nyeri yang terus menyiksa tubuh rentanya.

Di sisa usianya yang redup, Abah Cahyana memendam asa yang bersahaja: beliau amat merindukan kesembuhan agar kaki dan matanya bisa kembali diperiksa secara medis, serta memiliki kepastian untuk kebutuhan hidup sehari-hari tanpa harus dibayangi ketakutan akan kelaparan. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya harapan untuk menghadirkan pengobatan yang layak, makanan bergizi, dan kedamaian di senja usia Abah Cahyana.
Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Pengobatan Kaki dan Mata serta Penjaga Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak Bagi Abah Cahyana!

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hallo,Sobat Berdampak!
Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.
Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.
Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.
Salam hangat,
Ayo Kita Peduli