Usaha Badut Sepi, Abah Didi tak Bisa Obati Sakit Jantung

Usaha Badut Sepi, Abah Didi tak Bisa Obati Sakit Jantung

Rp 90.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
16 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 01 September 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 August 2026

Di usia yang telah menyentuh 76 tahun, Abah Didi harus menyembunyikan lelah dan sakitnya di balik kostum badut yang beliau kenakan setiap hari. Di saat lansia seusianya menikmati masa tua di rumah bersama keluarga, lansia tangguh ini justru harus menyusuri jalanan terik seorang diri demi menyambung hidup. Pekerjaan menghibur anak-anak ini menjadi pilihan terakhir setelah fisiknya tak lagi sanggup mengayuh becak atau memikul kerupuk kulit. Dengan penghasilan tak tentu yang rata-rata hanya 50 ribu rupiah sehari, beliau berjuang keras agar tetap bisa makan dan memiliki tempat bernaung.

Pahitnya kehidupan di tanah perantauan kian terasa berat karena Abah Didi tinggal seorang diri tanpa ada sanak saudara yang menemani sejak berpisah dengan sang istri. Setiap bulan, beliau harus menyisihkan uang sewa kontrakan sederhana sebesar 500 ribu rupiah dari kantongnya sendiri. Ujian tak berhenti di situ; bahaya kesehatan selalu mengintai di balik kostum tebalnya. Rasa sesak napas dan nyeri dada yang teramat sangat kerap menyerang secara tiba-tiba di tengah jalan, memaksa Abah menghentikan langkahnya dan pulang lebih awal tanpa membawa sepeser pun uang.

Ketiadaan biaya membuat Abah Didi hanya bisa memendam rasa sakit di dadanya tanpa pernah tersentuh pengobatan medis. Beliau terpaksa mengabaikan gangguan kesehatannya karena dihantui rasa takut tak bisa membayar kontrakan dan membeli makan. Pahitnya jalanan bahkan pernah membuat beliau terpisah dari ruang publik dan diamankan aparat selama seminggu. Namun di tengah bertubi-tubi cobaan dan himpitan hidup, Abah tidak pernah menyalahkan keadaan dan selalu menyunggingkan senyum serta rasa syukur atas setiap rezeki kecil yang diterimanya.

Di senja usianya, Abah Didi memendam impian sederhana agar tidak perlu lagi berkeliling menahan sesak dengan kostum badut yang berat. Beliau merindukan kesembuhan, ingin memeriksakan dadanya ke dokter, serta berharap memiliki modal usaha kecil agar bisa berikhtiar dengan lebih tenang. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas harapan baru untuk meringankan beban Abah, menghadirkan pelayanan kesehatan yang layak, dan memberikan kehidupan yang lebih bermakna di sisa usianya.


Mari Alirkan Kebaikan! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Pengobatan Dada, Biaya Hidup, dan Modal Usaha Layak Bagi Abah Didi!

Klik “DONASI SEKARANG” : 

  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

30 August 2026 04:02
Rp 20.000
Amin