HIDUP SEBATANG KARA! Lansia Ringkih Difabel Bertahan Dengan Makan Singkong
HIDUP SEBATANG KARA! Lansia Ringkih Difabel Bertahan Dengan Makan Singkong

HIDUP SEBATANG KARA! Lansia Ringkih Difabel Bertahan Dengan Makan Singkong

Rp 12.976.009
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
43%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 16 September 2025, 20:51 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Magical Of Ramadhan

Cerita

24 March 2025
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Usia hampir satu abad, lansia ini hidup sebatang kara dengan kondisi kesehatan dan fisik yang mengkhawatirkan. Abah Entur namanya, kini beliau berusia 93 tahun. Karena sudah tak mampu untuk mencari nafkah, Abah Entur bertahan hidup dengan menanam dan mengonsumsi umbi-umbian yang beliau tanam di tanah milik orang lain.

Abah Entur tak bisa berjalan dengan normal karena pernah mengalami kecelakaan. Kaki beliau tak pernah diobati lantaran terkendala biaya. Dan kini Abah Entur hanya bisa mengesot jika ingin berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Tersungkur, terjungkir, dan terbentur kerap Abah Entur alami setiap kali beliau menyeret tubuhnya. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat Abah Entur untuk tetap menanam umbi-umbian agar tetap bisa bertahan hidup.

Tapi sayang, hasil dari bercocok tanamnya tak bisa dimakan dan dinikmati setiap hari. Namun setidaknya umbi-umbian yang Abah Entur tanam bisa membantunya untuk tetap bertahan hidup.

Abah Entur ingin sekali pergi ke dokter untuk mengobati kakinya. Namun jangankan uang untuk biaya berobat, untuk makan sehari-hari saja Abah Entur harus menunggu masa panen umbi singkong yang beliau tanam.

 

Dalam program Semua Makin Berkah, ketika Sobat Berdampak ikut berpartisipasi didalamnya secara tidak langsung membantu banyak anak yatim dan lansia dhuafa hidup kesulitan. Mereka akan dapat merasakan pangan, pakaian dan perlengkapan ibadah yang layak. Dengan gerakan ini mereka bisa tersenyum bahagia atas kebaikan yang kita berikan. Sobat Berdampak, mari ulurkan kebaikan di bulan Ramadhan dalam campaign dan program Semua Makin Berkah. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara: 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 25.000
05 June 2025, 05:29

Semoga semua mendapat keberkahanNya