Ditinggal Wafat Istri & Anak, Abah Harun Bertahan Dari Jual Kandang Ayam
Ditinggal Wafat Istri & Anak, Abah Harun Bertahan Dari Jual Kandang Ayam

Ditinggal Wafat Istri & Anak, Abah Harun Bertahan Dari Jual Kandang Ayam

Rp 586.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
22
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 09 October 2026, 12:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

20 August 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di masa tua yang seharusnya dipenuhi kedamaian, Abah Harun harus menjalani hidup seorang diri dengan duka yang mendalam. Sejak sang istri dan anak-anaknya meninggal dunia, tak ada lagi tempat bagi beliau untuk bersandar. Lansia yang kian dimakan usia dan mulai pikun ini berusaha menyambung hidup dengan membuat kandang ayam sendiri di depan rumahnya yang sederhana. Karena ukurannya yang besar dan berat, Abah tak lagi mampu mengangkatnya seorang diri dan terpaksa bergantung pada bantuan kerabat hanya untuk membawa kandang tersebut ke pinggir jalan demi menunggu pembeli.

Perjuangan Abah Harun di jalanan diwarnai penderitaan fisik dan batin yang begitu menyayat hati. Penghasilannya sangat tidak menentu, sering kali hanya mendapatkan dua hingga tiga kali pesanan dalam sebulan dengan keuntungan yang tak seberapa. Pahitnya lagi, ketika pusing dan lelah kerap menyerang di tengah jalan, beliau terpaksa ketiduran di trotoar menahan rasa sakit dan lapar yang menyiksa. Tak jarang dagangannya ditawar sangat murah hingga tak sepadan dengan keringat yang telah diperas, namun beliau memilih bertahan demi menghargai modal modal dan tenaga yang telah dikeluarkan.

Kemalangan seolah tak berhenti menghampiri langkah tua Abah Harun. Beberapa kali beliau harus menelan kekecewaan mendalam akibat ditipu oleh pembeli yang memesan kandang. Setelah beliau menguras sisa tenaganya untuk menyelesaikan pesanan tersebut, sang pembeli tiba-tiba membatalkan pesanan begitu saja tanpa rasa iba. Tanpa adanya penghasilan tetap dari hasil jualannya, untuk sekadar mengisi perut sehari-hari pun Abah kini lebih banyak mengandalkan belas kasih dan pemberian dari tetangga sekitar yang merasa iba pada kondisinya.

Di sisa usianya yang makin redup, Abah Harun membutuhkan uluran tangan kita agar tidak lagi harus menahan pusing dan tertidur di kerasnya jalanan. Beliau merindukan kehidupan yang lebih layak dan tenang tanpa harus terus dibayangi rasa lapar dan penipuan. Kehadiran kita hari ini adalah seberkas harapan baru untuk menghadirkan makanan bergizi, memenuhi kebutuhan hidup harian, serta memberikan perlindungan terbaik di senja usianya.


Mari Ulurkan Kepedulianmu! Sisihkan Rezeki Terbaik Hari Ini untuk Membantu Kebutuhan Hidup dan Menghadirkan Kelayakan di Senja Usia Abah Harun!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
RnS
Rp 50.000
09 September 2026, 13:26

Bismillah Abah Harun sehat rejeki lancar Ya Allah jadikan anak2ku sholihah bakti ke ortu. Lembutkan luluhkan hati putri bungsuku, baguskan akhlak &pemahaman agamanya dekatkan dgn lingkungan yg baik &orang2 sholeh sholehah. Aamiin