Lansia Penjual Takjil Hidupi Keluarga Dengan Kondisi Katarak
Lansia Penjual Takjil Hidupi Keluarga Dengan Kondisi Katarak

Lansia Penjual Takjil Hidupi Keluarga Dengan Kondisi Katarak

Rp 100.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
2
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 16 April 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

16 March 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Ii kini berusia 69 tahun. Tujuh tahun lalu ia masih bekerja sebagai supir, namun kondisi membuatnya harus berhenti. Sejak itu, Abah kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya yang berjumlah tujuh orang dalam satu rumah.

Demi memastikan beras tetap ada di dapur, Abah berjualan takjil dengan mengambil untung hanya Rp1.000 per porsi kolak. Penghasilannya rata-rata sekitar Rp30.000 per hari, jumlah yang bahkan tak cukup untuk menutup kebutuhan makan, apalagi cicilan utang. Sementara itu, istrinya yang berusia 61 tahun membantu seadanya dengan bekerja serabutan di konveksi dan membersihkan kos-kosan, meski panggilan kerja tak lagi sesering dulu.

Beban Abah tak hanya soal ekonomi. Ia menanggung anak yang ditinggal suami bersama tiga cucu, juga mertua yang telah berusia lebih dari 100 tahun dan sudah pikun. Anak bungsunya terpaksa putus sekolah karena biaya kebutuhan lain tak mampu dipenuhi, meski sekolahnya gratis. Abah sendiri mengidap katarak dan asam urat ketika kambuh, ia hanya bisa terduduk menahan sakit. Pernah ia berangkat berjualan dengan ongkos terakhir Rp20.000, lalu terpaksa berjalan kaki jauh karena tak punya biaya tambahan. Ia pulang tanpa hasil dan jatuh sakit lebih parah.

Di tengah kondisi itu, Abah dihimpit utang hampir Rp20 juta. Rumah mereka di Soreang kini terancam disita bank karena menjadi jaminan pinjaman. Cicilan Rp650.000 per bulan terus menghantui, bahkan sempat didatangi debt collector karena telat membayar. Utang itu bukan untuk kepentingan pribadi Abah, namun demi membantu anak dan kebutuhan persalinan keluarga. Kini, di usia senja, Abah masih harus memikul beban yang bahkan sejak awal bukan untuk dirinya. Ketakutannya sederhana: jangan sampai saat ia tiada nanti, istri dan anak-anaknya mewarisi utang yang belum lunas.

 

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Hamba Allah
Rp 50.000
17 March 2026, 09:44