Pedih!!! Rela Menahan Sakit Akibat Patah Tulang Demi Sesuap Nasi
Pedih!!! Rela Menahan Sakit Akibat Patah Tulang Demi Sesuap Nasi

Pedih!!! Rela Menahan Sakit Akibat Patah Tulang Demi Sesuap Nasi

Rp 850.000
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
38
Tercapai
1%
Sisa waktu
5 hari

Diperbarui 16 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

21 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang telah menginjak 63 tahun, Abah Kani harus memeras sisa-sisa tenaga tuanya demi menyambung nyawa keluarga. Sejak kecil, lansia tegar ini menggantungkan nasib sebagai penjual sayur keliling. Setiap hari, tepat pukul enam pagi hingga dua siang, beliau berjalan kaki menempuh rute amat jauh—mencapai 10 kilometer pulang pergi—sembari memikul beban berat barang dagangannya. Ketiadaan biaya membuat Abah enggan menggunakan transportasi umum demi menghemat ongkos 20 ribu rupiah. Dari peluh yang mengucur deras di jalanan, Abah hanya mengantongi penghasilan 30 hingga 50 ribu rupiah sehari untuk menghidupi istri serta satu cucunya yang masih menjadi tanggungan.

Dibalik ketegarannya menjajakan sayur, fisik Abah Kani menyimpan penderitaan medis yang amat memprihatinkan. Beliau mengidap patah tulang punggung sejak kecil akibat kecelakaan fatal yang menyisakan benjolan besar hingga saat ini. Beban panggulan berat dan rasa lelah yang ekstrem kerap memicu tubuhnya lemas hingga mengalami muntah darah di tengah jalan. Tak hanya itu, peradangan di punggungnya juga memicu serangan batuk darah dan sakit lambung yang kerap menyiksa. Ketiadaan biaya serta dokumen BPJS yang hilang membuat Abah tak pernah mengecap pengobatan medis; saat rasa sakit memuncak, beliau hanya mampu menenggak air putih sekadar untuk meredakan nyerinya.

Himpitan ekonomi juga memaksa Abah Kani hidup dalam bayang-bayang utang dan ketidakpastian tempat tinggal. Karena rumah aslinya sudah lama roboh, Abah beserta istri kini terpaksa menumpang di rumah anaknya—sebuah kondisi yang membuat hatinya kerap merasa sungkan. Untuk menutup kekurangan biaya hidup dan modal jualan yang tidak menentu, Abah terpaksa meminjam uang sebesar 1,5 juta rupiah ke bank keliling yang menuntut angsuran mingguan. Meski hidup di bawah tekanan ekonomi yang berat, hati tulus Abah tak pernah luntur; beliau sering kali membagikan sisa sayur dagangannya yang tidak laku kepada tetangga yang membutuhkan alih-alih meratapinya.

Di balik pundaknya yang kian bengkok dan rasa lelah yang amat sangat, Abah Kani merindukan tempat peraduan yang layak dan modal usaha yang tak lagi menyiksa fisiknya. Beliau amat bermimpi untuk bisa berobat ke rumah sakit secara medis, memiliki modal untuk membuka warung kecil di rumah agar tak perlu lagi memikul sayur puluhan kilometer, melunasi utang bank keliling, serta membangun kembali rumah sederhananya. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya penerang untuk membebaskan Abah Kani dari penderitaan jalanan, menyembuhkan sakitnya, dan menghadirkan kedamaian di senja usianya.


Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Pengobatan Punggung & Batuk Darah, Modal Warung Rumah, Pelunasan Utang, serta Tempat Tinggal Layak Bagi Abah Kani!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
21 September 2026

The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai untuk biaya kontrakan, biaya pendidikan, dan modal usaha warung sembako.
  2. Abah Yanto: Seorang lansia dengan kondisi rentan dan bekerja sebagai penjual susu keliling. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 25.000
25 September 2026, 22:03

Ya Allah lancarkanlah dan mudahakanlah urusan hambaMu, lancarkanlah rezekinya, dan berikanlah selalu kesehatan