Tak Punya Tempat Tinggal, Lansia Tukang Balon Jadi Korban Pencurian

Tak Punya Tempat Tinggal, Lansia Tukang Balon Jadi Korban Pencurian

Rp 40.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 04 July 2025 21:26 WIB

Penggalang Dana

Global Sedekah Movement

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Pilu! Lansia Penjual Balon, Tidur di Tepi Jalan

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

20 March 2025

Beliau bernama Abah Mul (60 tahun), lansia tangguh yang berjuang untuk melanjutkan hidup dengan berjualan balon.Sebelumnya Abah berjualan balon keliling dari pagi hingga sore, namun dikarenakan akhir akhir ini kondisi kesehatannya menurun, Abah sudah tidak bisa lagi berkeliling jauh.

"Sejak Mak meninggal Abah memilih merantau ke Bandung, kalau di kampung selalu inget Mak, dan rumah Abah sekarang ditinggali sama anak Abah, kasian mereka sudah menikah tapi belum punya rumah. Dan Abah gak mau merepotkan mereka" Ujar Abah MulAbah berasal dari Sumedang dan merantau ke Bandung, Ia tak mempunyai tempat tinggal, oleh karena itu Abah sering tidur di emperan toko. Sang istri sudah lama meninggal dan kedua anaknya sudah memiliki keluarga masing masing.

Mirisnya, kondisi kesehatan Abah saat ini sedang tidak baik-baik saja, badan nya selalu sakit dan kerap sesak napas. Apalagi ia harus tidur di emperan toko hanya beralaskan kardus bekas. Cuaca hujan dan dinginnya malam memperparah kondisi kesehatan Abah Mul saat ini.Dengan kondisinya yang sangat memprihatinkan beliau tetap berusaha mencari nafkah. Banyak sekali perjuangannya di jalanan, seperti sore hari ini, ia beristirahat didalam gerobaknya seharian. Abah terlihat seperti linglung, ternyata ia sedang sakit dan kelaparan. Badannya sudah gemetar, nafasnya sesak dan wajahnya pucat. Dihari itu jualannya pun belum ada yang laku satupun, sehingga Abah belum bisa beli makanan.

"Dagangan Abah sekarang sepi, paling banyak 3 balon yang laku dalam sehari dan hanya cukup buat makan sekali." Ujar Abah MulBeberapa jualannya sudah terlihat kotor dan lusuh, "Bola ini sudah hampir sebulan gak laku sampai warnanya lusuh" Tambahnya. Sambil menahan lapar dan haus, Abah cuma bisa berbaring didalan gerobak dan sesekali duduk istirahat di trotoar jalan sambil berharap ada orang yang membeli dagangannya.Banyak duka yang dialami Abah Mul selama berjuang dijalan, seperti terserempet mobil yang mengakibatkan gerobaknya rusak. Meskipun orang yang menyerempetnya mengganti kerugian, namun biaya perbaikannya melebihi dari uang ganti rugi yang diberikan. Sehingga Abah menggunakan uang modal jualannya.Belum lagi Abah Mul pernah kecurian dompetnya ketika ia bermalam di emperan toko, semua dokumen penting seperti KTP dan uang modal hilang di curi orang.

Abah berharap bisa hidup layak di masa tuanya. Ingin sekali sewa kontrakan agar tidak tidur di emperan toko lagi, selain itu iapun ingin mempunyai usaha kecil kecilan, seperti warung agar Abah tak lagi bekerja keliling. Abah Mul adalah satu dari jutaan lansia yang masih berjuang di masa tuanya. Yuk wujudkan kebahagiaan untuk Abah Mul melalui:

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk segala kebutuhan keluarga Wildan. Selain itu akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Global Sedekah Movement.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Azwar Mahyuzar Asiah

20 March 2025 - 21:59
Rp 20.000
Amin