Usia 77 Tahun Abah Nana Cari Rongsok Demi Keluarga dalam Kondisi Sakit Hernia

Usia 77 Tahun Abah Nana Cari Rongsok Demi Keluarga dalam Kondisi Sakit Hernia

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
29 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 08 August 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Asih Bumi Insani

Lembaga Resmi Terverifikasi

Deskripsi

07 August 2026

“Ibu, kalau Abah sama Emak udah nggak ada... siapa yang bakal ngurus Adrian?” Tangis Mak Mimin pecah membayangkan nasib cucu semata bakangnya, Adrian (9 tahun), yang sudah menjadi yatim piatu sejak usia 2 tahun. Di usianya yang sudah 77 tahun, Abah Nana seharusnya menikmati sisa hidupnya dengan beristirahat. Namun setiap pukul 5 pagi, di saat udara Sumedang masih menggigit, langkah kakinya yang renta sudah harus menelusuri jalanan. Bukan puluhan meter, Abah menyusuri jalanan hingga 10 sampai 20 Kilometer setiap hari demi mencari rongsokan. Bukan hanya rasa lelah dan penglihatan yang mulai kabur yang Abah tahan. Di balik sarungnya, Abah menahan sakit luar biasa akibat penyakit hernia berat seberat hampir 4 kg yang diidapnya sejak 20 tahun lalu. Tanpa biaya pengobatan, benjolan itu kian membesar. Abah terpaksa terus berjalan dan bergerak, karena jika diam, rasa pegal dan nyerinya justru semakin tak tertahankan.

“Ibu, kalau Abah sama Emak udah nggak ada... siapa yang bakal ngurus Adrian?” Tangis Mak Mimin pecah membayangkan nasib cucu semata bakangnya, Adrian (9 tahun), yang sudah menjadi yatim piatu sejak usia 2 tahun. Di usianya yang sudah 77 tahun, Abah Nana seharusnya menikmati sisa hidupnya dengan beristirahat. Namun setiap pukul 5 pagi, di saat udara Sumedang masih menggigit, langkah kakinya yang renta sudah harus menelusuri jalanan. Bukan puluhan meter, Abah menyusuri jalanan hingga 10 sampai 20 Kilometer setiap hari demi mencari rongsokan. Bukan hanya rasa lelah dan penglihatan yang mulai kabur yang Abah tahan. Di balik sarungnya, Abah menahan sakit luar biasa akibat penyakit hernia berat seberat hampir 4 kg yang diidapnya sejak 20 tahun lalu. Tanpa biaya pengobatan, benjolan itu kian membesar. Abah terpaksa terus berjalan dan bergerak, karena jika diam, rasa pegal dan nyerinya justru semakin tak tertahankan.

Mari kita Bersama Sama Bantu Abah Nana Agar Hidup Sehat Dan Dapat Memenuhi Kebutuhan Keluarganya Dengan Cara:

Klik tombol "DONASI SEKARANG" Pilih metode pembayaran(GoPay,Transfer Bank,Mandiri atau Kartu Kredit)dan Transfer ke no.Rekening yang tertera




Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik