Juang Abah Usup Jual Jasa Pijat Demi Obati Hernia

Juang Abah Usup Jual Jasa Pijat Demi Obati Hernia

Rp 0
terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donatur
30 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 17 September 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

17 September 2026

Di usianya yang telah memasuki senja, Abah Usup (62 tahun) harus menjalani hidup sebatang kara dalam sunyi dan keterbatasan. Sepeninggal sang istri empat tahun lalu, beliau memilih melangkah pergi dari rumah anak sambungnya karena tak ingin membebankan siapa pun. Warga sekitar yang iba akhirnya bergotong royong membuatkan sebuah saung sepetak berbahan bilik bambu sederhana. Namun, tempat bernaung itu jauh dari kata layak; atapnya bolong-bolong hingga kerap membuat kasurnya basah kuyup saat hujan deras. Jika cuaca tak bersahabat, lansia sebatang kara ini terpaksa mengungsi dan tidur menumpuk di depan warung warga.

Demi menyambung nyawa tanpa harus mengemis belas kasih, Abah Usup rela berjalan puluhan kilometer setiap hari. Sembari memikul kursi kayu, alat timbangan, dan tensi pemberian orang baik, beliau menyusuri pasar hingga area pabrik untuk menawarkan jasa pijat dan ukur tekanan darah. Penghasilannya amat tak menentu, sering kali hanya mengantongi dua ribu rupiah dari jasa tensi. Karena kepolosan dan kondisi fisiknya yang amat lelah, tak jarang uang kecil hasil keringatnya dimanfaatkan atau dipinjam orang-orang tak bertanggung jawab tanpa pernah dikembalikan.

Penderitaan Abah Usup kian berat karena penyakit hernia parah yang diidapnya selama empat tahun terakhir. Tanpa biaya operasi, benjolan hernia tersebut tak hanya menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa saat memikul beban, tetapi juga membuatnya kesulitan menahan buang air kecil. Pahitnya lagi, ketika fisiknya ambruk dan tak sanggup berdiri, Abah hanya bisa terbaring sendirian di dalam saung sepi selama tiga hingga empat hari, mengganjal perutnya yang lapar hanya dengan tegukan air putih karena tak mampu membeli obat maupun makanan.

Meski dihimpit rasa sakit dan kemiskinan, Abah Usup memegang teguh prinsipnya untuk tidak pernah meminta-minta atau berutang. Beliau lebih memilih berpuasa dan menahan lapar daripada merepotkan tetangga sekitar. Di balik kondisinya yang kian rapuh, Abah memendam asa bersahaja: merindukan pengobatan medis yang layak untuk hernianya serta memiliki tempat tinggal yang aman dan kering di masa tuanya. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah wujud kasih nyata untuk membebaskan Abah Usup dari penderitaan dan memuliakan senja usianya.


Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Operasi Hernia, Pemenuhan Kebutuhan Hidup, dan Hunian Layak Bagi Abah Usup!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli