DIBULLY HINGGA PUTUS SEKOLAH, JUANG KAK ASEP JUAL BASRENG DEMI BERTAHAN HIDUP
DIBULLY HINGGA PUTUS SEKOLAH, JUANG KAK ASEP JUAL BASRENG DEMI BERTAHAN HIDUP

DIBULLY HINGGA PUTUS SEKOLAH, JUANG KAK ASEP JUAL BASRENG DEMI BERTAHAN HIDUP

Rp 100.000
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
5
Tercapai
0%
Sisa waktu
29 hari

Diperbarui 02 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
KINDNESS FOR EVERYONE

Cerita

01 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang baru 23 tahun, Kak Asep harus memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga. Menyusuri jalanan dengan sepeda tua yang sering bermasalah, beliau menjajakan basreng seharga lima ribu rupiah di sekitar area pom bensin.

Langkahnya tak pernah mudah, sejak usia 3 tahun, Kak Asep mengidap radang otak yang sempat membuatnya tak berdaya bak bayi, hingga kini masih sering mengalami kejang-kejang, sakit kepala hebat, dan sakit perut saat kelelahan. Pahitnya lagi, trauma masa kecil akibat bullying fisik hingga masuk rumah sakit membuatnya terpaksa putus sekolah di kelas 3 SD. Namun, demi membantu sang ibu yang berjuang sendiri menafkahi adik-adiknya setelah berpisah dari sang ayah yang menderita stroke, Kak Asep menolak untuk berpasrah pada keadaan.

Setiap hari, perjuangan Kak Asep hanya menghasilkan keuntungan bersih yang sangat minim, berkisar antara 20 hingga 40 ribu rupiah. Angka yang jauh dari kata cukup ini sering kali menguap untuk biaya makan harian dan operasional. Jika adonan basreng tak ada atau modal usaha habis, Kak Asep terpaksa mengamen demi menyambung napas ekonomi keluarganya. Tak jarang, risiko keselamatan pun menghampirinya di jalanan; beliau pernah terjatuh bersama dagangannya, bahkan dikejar dan dipalak oleh orang mabuk saat mencari nafkah. Di tengah fisik yang tak sempurna dan cara berjalannya yang kerap ditertawakan serta ditiru oleh anak-anak, Kak Asep tetap melangkah tegar demi meringankan beban ibunya yang juga berjualan cireng.


Keluarga kecil ini kini berada dalam himpitan utang dan mimpi yang menggantung. Ibu Kak Asep harus menanggung utang sebesar 1,2 juta rupiah yang menunggak demi biaya kelulusan sekolah anak keduanya. Padahal, ada harapan besar dari sang ibu untuk bisa menguliahkan adik Kak Asep yang baru lulus SMK agar kelak memiliki masa depan yang lebih cerah. Kak Asep sendiri menyimpan impian bersahaja: beliau amat mendambakan modal usaha yang cukup agar sang ibu tak perlu lagi berjualan keliling dan bisa memiliki tempat usaha menetap, sekaligus membebaskan dirinya dari ketergantungan mengamen di jalanan yang penuh bahaya.

Hati sang ibu sempat hancur dan tak tega melihat penderitaan Kak Asep sejak kecil hingga pernah terucap doa kepasrahan, namun kini Kak Asep membuktikan bahwa beliau adalah pahlawan utama bagi keluarganya. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas harapan untuk meringankan beban utang pendidikan, menyediakan modal usaha yang layak bagi sang ibu, serta menjamin pengobatan dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi Kak Asep. Mari bersama-sama wujudkan mimpi sederhana keluarga tegar ini agar mereka tak lagi berjuang sendirian di tengah keterbatasan.

  • Klik “DONASI SEKARANG”;
  • Masukkan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via e-mail.

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
01 October 2026, 23:15