UPAH DIRAMPAS DAN TAK ADA ONGKOS UNTUK PULANG, BANTU ABAH DEDE BERJUANG!
UPAH DIRAMPAS DAN TAK ADA ONGKOS UNTUK PULANG, BANTU ABAH DEDE BERJUANG!

UPAH DIRAMPAS DAN TAK ADA ONGKOS UNTUK PULANG, BANTU ABAH DEDE BERJUANG!

Rp 310.000
terkumpul dari Rp 35.000.000
Donatur
11
Tercapai
0%
Sisa waktu
1 hari

Diperbarui 06 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

20 August 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Setiap hari, Abah naik kereta menuju perkotaan untuk menjual keset milik orang lain. Dari setiap keset yang terjual seharga Rp7.500–Rp15.000, Abah hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp2.500. Bahkan, Abah kini terancam kehilangan mata pencahariannya karena masih memiliki tunggakan modal sebesar Rp600.000.


Di rumah, Abah hidup bersama istri yang menderita pengeroposan tulang akut dan anak bungsunya yang masih duduk di kelas 6 SD. Demi menyisihkan uang untuk membeli obat warung sang istri dan ongkos pulang, Abah sering kali memilih untuk tidak makan selama berjualan.
Saat rasa lapar sudah tak tertahankan, Abah bahkan rela menukar dagangannya dengan sebungkus makanan. Kondisi rumah mereka pun sangat memprihatinkan.

Rumah panggung dengan bilik bambu yang sudah rapuh dan berlubang menjadi tempat Abah dan keluarganya berlindung. Toilet mereka pun hanya ditutupi sehelai kain seadanya. Jauhnya perjalanan membuat Abah terkadang harus berjalan kaki berkilo-kilo meter karena kehabisan ongkos. Bahkan, dulu Abah pernah sampai tidur terlantar di dalam masjid selama dua tahun agar uang yang dimilikinya bisa digunakan untuk bertahan hidup.

Di jalan, Abah juga beberapa kali menjadi korban orang yang memanfaatkan keluguannya. Uang ongkosnya pernah dirampas, pernah menerima uang palsu, bahkan pernah ditipu seseorang yang mengaku ingin memborong dagangannya namun hanya meninggalkan amplop berisi Rp2.000. Abah tidak pernah meminta hidup mewah. Ia hanya ingin melunasi utang modal, membawa istrinya berobat dengan layak, dan memiliki usaha kecil agar tak perlu lagi berjalan jauh di usia senja.



Namun kini tubuh renta Abah semakin tak sanggup dipaksa bekerja setiap hari. Mari bantu ringankan perjuangan Abah Dede. Ulurkan kepedulian agar kebutuhan pengobatan istrinya, modal usaha, dan kebutuhan keluarganya dapat terbantu.

  • Klik Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
03 October 2026, 06:38

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung