Diperbarui 06 October 2026, 03:00 WIB
Setiap hari, Abah naik kereta menuju perkotaan untuk menjual keset milik orang lain. Dari setiap keset yang terjual seharga Rp7.500–Rp15.000, Abah hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp2.500. Bahkan, Abah kini terancam kehilangan mata pencahariannya karena masih memiliki tunggakan modal sebesar Rp600.000.

Di rumah, Abah hidup bersama istri yang menderita pengeroposan tulang akut dan anak bungsunya yang masih duduk di kelas 6 SD. Demi menyisihkan uang untuk membeli obat warung sang istri dan ongkos pulang, Abah sering kali memilih untuk tidak makan selama berjualan.
Saat rasa lapar sudah tak tertahankan, Abah bahkan rela menukar dagangannya dengan sebungkus makanan.
Kondisi rumah mereka pun sangat memprihatinkan.
Rumah panggung dengan bilik bambu yang sudah rapuh dan berlubang menjadi tempat Abah dan keluarganya berlindung. Toilet mereka pun hanya ditutupi sehelai kain seadanya.
Jauhnya perjalanan membuat Abah terkadang harus berjalan kaki berkilo-kilo meter karena kehabisan ongkos. Bahkan, dulu Abah pernah sampai tidur terlantar di dalam masjid selama dua tahun agar uang yang dimilikinya bisa digunakan untuk bertahan hidup.
Di jalan, Abah juga beberapa kali menjadi korban orang yang memanfaatkan keluguannya. Uang ongkosnya pernah dirampas, pernah menerima uang palsu, bahkan pernah ditipu seseorang yang mengaku ingin memborong dagangannya namun hanya meninggalkan amplop berisi Rp2.000. Abah tidak pernah meminta hidup mewah. Ia hanya ingin melunasi utang modal, membawa istrinya berobat dengan layak, dan memiliki usaha kecil agar tak perlu lagi berjalan jauh di usia senja.
Namun kini tubuh renta Abah semakin tak sanggup dipaksa bekerja setiap hari.
Mari bantu ringankan perjuangan Abah Dede. Ulurkan kepedulian agar kebutuhan pengobatan istrinya, modal usaha, dan kebutuhan keluarganya dapat terbantu.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung