Bantu Pasangan Lansia Tunanetra Tukang Pijat Bertahan Hidup!

Bantu Pasangan Lansia Tunanetra Tukang Pijat Bertahan Hidup!

Rp 170.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
5 Donatur
21 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 09 April 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Zillenial Action

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Bantu Pasangan Lansia Tunanetra Tukang Pijat Menyambung Hidup!

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

31 March 2026

Pada usia 89 tahun, Abah Ahmad masih harus berkeliling dengan tongkatnya untuk mencari pelanggan pijat. Sebagai seorang tuna netra, Abah Ahmad terus bekerja keras demi menghidupi dirinya dan istrinya.

 

 

Abah Ahmad dan istrinya, Mak Acah, keduanya adalah tuna netra yang harus menghadapi kehidupan yang sulit di usia senja. Mak Acah telah buta sejak lahir, sementara Abah Ahmad kehilangan penglihatannya pada usia 50 tahun akibat penyakit yang dideritanya.

 

 

 

Meski dalam kondisi buta, Abah Ahmad tetap berjuang mencari nafkah dengan menawarkan jasa pijat. Hanya tongkat yang menjadi penuntunnya ketika menyusuri jalan-jalan mencari pelanggan. 

 

 

Sebelum pandemi, Abah Ahmad hanya perlu menunggu di rumah karena pelanggan akan datang sendiri untuk memanfaatkan jasa pijatnya. Namun, sejak pandemi, pelanggan semakin jarang datang, bahkan hampir tidak ada sama sekali. Padahal, pijat adalah satu-satunya pekerjaan yang bisa mereka lakukan sebagai tuna netra lansia.

 

Situasi ini memaksa Abah Ahmad untuk berjalan berkilometer-kilometer mencari pelanggan, seringkali tanpa hasil. Kondisi ini semakin berat karena belakangan ini Abah sering merasa sesak napas.

 

 

 

 

Meski menahan sakit di dada dan napas yang tersengal-sengal, Abah Ahmad tetap berusaha mencari nafkah agar ia dan istrinya tidak kelaparan. Jika tidak ada pelanggan, itu berarti mereka harus berpuasa.

 

Abah dan Mak Acah sebenarnya sangat ingin memiliki pekerjaan lain seperti orang lain pada umumnya. Namun, kondisi mereka sebagai tuna netra membatasi kesempatan tersebut. Perusahaan-perusahaan tidak mau menerima mereka, dan mobilitas mereka sangat terbatas. Meskipun demikian, semangat Abah dan Mak tidak pernah pudar. Mereka tetap berusaha menjadi tukang pijat dengan sisa tenaga yang dimiliki. Mari sisihkan harta yang kita miliki untuk menciptakan kebahagiaan untuk abah Ahmad dan istrinya.

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Aisyah

06 April 2026
Rp 20.000
Amin