Kaki Disabilitas Sebelah, Tapi Juang Pak Azis Tidak Pernah Padam!

Kaki Disabilitas Sebelah, Tapi Juang Pak Azis Tidak Pernah Padam!

Rp 2.386.000
terkumpul dari Rp 35.000.000
54 Donatur
32 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 06 August 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 July 2026

Pak Azis harus berjalan kaki berkeliling kota demi mencari nafkah untuk keluarganya. Dengan membawa perlengkapan servis jam dan isi ulang gas korek seberat sekitar 7 kilogram, ia menempuh perjalanan hingga 10 kilometer setiap hari hanya untuk menghemat ongkos transportasi.


Perjuangan tersebut jauh lebih berat karena Pak Azis hidup dengan disabilitas pada kakinya sejak kecil. Meski langkahnya terbatas dan harus dibantu tongkat, ia tetap memaksakan diri menyusuri jalanan, menaiki tangga, hingga menyeberangi jembatan demi menawarkan jasanya dari satu tempat ke tempat lainnya. Penghasilan yang diperoleh pun sangat kecil. Dari setiap korek yang berhasil diisi, Pak Azis hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp1.000. Dalam sehari, ia rata-rata membawa pulang Rp20.000 hingga Rp30.000. Uang tersebut harus cukup untuk membeli makan, membayar kontrakan, membeli modal usaha, sekaligus mengirim nafkah kepada istri dan anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Kondisi ekonomi membuat Pak Azis harus mengorbankan kebutuhan pribadinya. Ia terbiasa makan seadanya, bahkan hanya dengan kerupuk, agar masih bisa menyisihkan uang untuk keluarga. Karena biaya perjalanan yang tidak sedikit, Pak Azis pun hanya mampu pulang menemui istri dan anaknya setiap dua hingga tiga bulan sekali. Di tengah keterbatasannya, Pak Azis tetap berusaha bertahan. Tongkat yang menjadi penopang langkahnya bahkan sudah beberapa kali rusak dan kini hanya bisa digunakan setelah dilas karena ia belum mampu membeli tongkat baru. Harapan Pak Azis sebenarnya sangat sederhana. Ia ingin memiliki etalase beroda agar dapat berjualan di satu tempat tanpa harus terus berjalan membawa beban berat setiap hari. Namun kebutuhan modal sekitar Rp2 juta masih terasa sangat sulit dijangkau karena seluruh penghasilannya habis untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Saat ini, bantuan dari para dermawan akan menjadi harapan besar bagi Pak Azis untuk memiliki usaha yang lebih layak, sehingga ia tetap dapat mencari nafkah tanpa harus mempertaruhkan kondisi fisiknya setiap hari.



Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

31 July 2026 11:54
Rp 20.000
Amin
JADI#SirkelBaik

JUANG PAK AZIS JASA ISI ULANG GAS DISABILITAS DEMI BERTAHAN HIDUP!

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 19 orang berdonasi
Rp 476.000

Juang Jasa Isi Ulang Korek Disabilitas Berjuang Demi Bertahan Hidup, Bantu Sekarang!

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 3 orang berdonasi
Rp 60.000