Kerupuk Tak Laku! Bantu Abah Umid Pergi Berobat
Kerupuk Tak Laku! Bantu Abah Umid Pergi Berobat

Kerupuk Tak Laku! Bantu Abah Umid Pergi Berobat

Rp 60.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
3
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 11 April 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

11 March 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Umid adalah seorang penjual kerupuk berusia 71 tahun yang sudah berjualan selama lebih dari 6 tahun demi menghidupi keluarganya. Kerupuk yang ia jual bukan miliknya sendiri, melainkan titipan orang lain, sehingga keuntungan yang Abah dapatkan sangat kecil, hanya sekitar Rp1.000 hingga Rp5.000 dari setiap penjualan. Meski sudah lanjut usia, Abah tetap berjualan dari pagi hingga malam, berjalan jauh dari rumahnya yang berada di tengah persawahan demi membawa pulang beras untuk dimakan bersama keluarga. Dalam sehari, Abah sering hanya mampu membeli 1 kg beras, bahkan lauk pun sering kali hanya garam atau pemberian dari tempat istrinya bekerja.

Di rumah sederhana yang jauh dari keramaian, Abah tinggal bersama istrinya yang kini berusia 80 tahun serta dua cucunya yang sudah yatim sejak kecil. Kedua cucunya terpaksa berhenti sekolah setelah lulus SD karena keterbatasan biaya. Istri Abah yang sudah renta pun masih harus bekerja sebagai buruh di sawah orang dengan upah sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000, demi membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika Abah tidak berjualan, keluarga mereka hanya bisa mengandalkan belas kasihan orang lain.

Cobaan berat datang ketika Abah mengalami kecelakaan hingga tiga kali saat berjualan di jalan. Kecelakaan terakhir yang terjadi sembilan bulan lalu membuat Abah mengalami cedera otak, patah tulang rusuk, dan luka di bagian punggung. Setelah kejadian itu, Abah sempat tidak mengenali keluarganya selama berbulan-bulan dan hingga kini sering lupa, pusing, serta kesulitan berkonsentrasi. Karena keterbatasan biaya, Abah tidak dapat menjalani pemeriksaan lanjutan, bahkan pengobatan pun terpaksa dihentikan. Kondisinya kini tidak lagi sekuat dulu, Abah hanya mampu berjualan sesekali, itupun dengan tenaga yang sangat terbatas.

Meski tubuhnya lemah dan penghasilannya tidak menentu, Abah tetap berjuang demi keluarga. Ia ingin cucu-cucunya bisa kembali sekolah dan berharap suatu hari memiliki usaha kecil agar tidak perlu lagi berjualan di jalan dengan kondisi kesehatan yang tidak stabil. Namun tanpa bantuan, harapan itu terasa sangat jauh. Saat ini Abah membutuhkan dukungan untuk biaya kebutuhan sehari-hari, pemeriksaan kesehatan, serta modal usaha kecil agar ia bisa tetap bertahan tanpa harus memaksakan tubuhnya yang sudah renta.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, mari kita jadikan momen kebaikan sebagai jalan untuk membantu Abah Umid dan keluarganya. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara: 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
12 March 2026, 14:17

semoga bermanfaat , semoga bapaknya sehat selalu yaa aamiin