Diperbarui 29 October 2026, 03:00 WIB
Putus Sekolah Demi Bantu Ayah, Dek Zico Jualan Martabak Sampai Malam
Di saat anak-anak seusianya sibuk belajar dan bermain, Dek Zico justru harus berjualan martabak keliling dari pukul 08.00 pagi hingga 23.00 malam demi membantu keluarganya mencari nafkah.
Sejak ditinggal ibunya, Zico tinggal bersama ayah, kakak, dan adiknya dalam kondisi ekonomi yang sulit. Ayahnya mengalami saraf kejepit di tangan sehingga kesulitan mencari nafkah. Akibatnya, Zico terpaksa putus sekolah saat kelas 5 SD dan sudah enam bulan tidak lagi merasakan bangku sekolah.
Setiap hari, Zico berjualan martabak mini buatan ayahnya. Penghasilannya tidak menentu, terkadang hanya Rp10.000, bahkan pernah tidak laku sama sekali. Uang itu digunakan untuk membeli kebutuhan makan, membayar kontrakan, dan modal jualan kembali.
Zico pernah mengalami mimisan saat berjualan, tetapi tetap bertahan karena dagangannya baru laku satu. Ia juga sering dihina teman-temannya dan pernah dipalak hingga terjatuh, membuat dagangannya kotor dan tidak bisa dijual lagi.
Di balik semua perjuangannya, Zico masih menyimpan harapan untuk kembali bersekolah dan bermain bersama teman-temannya.
Mari bantu Dek Zico dan keluarganya melewati masa sulit ini.
Uluran tangan kita dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membuka kesempatan bagi Zico untuk kembali meraih pendidikan serta masa depan yang lebih baik.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung