Diperbarui 13 October 2026, 04:51 WIB
Langkahnya tak lagi mudah. Borok di kaki dan penyakit asma yang dideritanya terus mengganggu aktivitasnya. Namun, Abah Emad tak punya banyak pilihan selain tetap bekerja agar anak-anaknya bisa makan.
Namanya Abah Emad. Di usianya yang tak lagi muda, ia harus menahan sakit sambil berjalan dari rumah ke rumah menawarkan sayuran.
Setiap hari, Abah membawa dagangannya berkeliling dengan harapan ada sayur yang terjual. Salah satu anak Abah juga mengalami gangguan mental dan belum pernah mendapatkan pengobatan.
Sementara Abah sendiri masih harus berjuang melawan borok di kakinya dan penyakit asma yang dideritanya.

Bukan hanya kondisi kesehatan yang memprihatinkan, tempat tinggal Abah bersama anak-anaknya pun jauh dari kata layak. Rumah berdinding bambu itu sudah berlubang di berbagai bagian. Ketika hujan turun, air masuk dan membasahi bagian dalam rumah.
Mari bantu ringankan perjuangan Abah Emad. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan sehari-hari, pengobatan Abah dan anaknya, serta mewujudkan tempat tinggal yang lebih layak bagi mereka. Klik tombol DONASI SEKARANG dan bantu hadirkan harapan untuk Abah Emad dan anak-anaknya.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
sehat terus ya bapak&ade, semoga tuhan selalu berkati dan lindungi langkah kalian tiap harinya
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung