Di bawah terik matahari atau dalam kepungan gerimis, langkah kaki Pak Ridwan terdengar berirama di aspal jalanan kampung. Pak Ridwan adalah seorang tunanetra, namun bagi orang orang di kampung itu, ia adalah sang penyembuh lelah yang tangguh. Banyak yang bilang, pijatan Pak Ridwan memiliki nyawa Karena ia tidak bisa melihat, indra perabanya menjadi sangat peka. Melalui ujung jemarinya, ia seolah bisa membaca ketegangan urat saraf dan tumpukan lelah yang tersembunyi di balik kulit pelanggannya.
Bagi pak Ridwan Menjadi tukang pijat keliling bukan sekadar profesi, melainkan cara ia menjaga martabatnya. Ia menolak untuk menengadahkan tangan meminta belas kasihan. Bagi Pak Ridwan, telapak tangannya bukan sekadar alat pencari nafkah, melainkan saluran sedekah. Setiap kali sesi pijat berakhir, Pak Ridwan tidak pernah bertanya, Berapa? Ia hanya akan mengusap keringat di dahinya, merapikan botol minyak urutnya, dan menunggu pelanggan meletakkan imbalan di telapak tangannya atau langsung ke dalam sakunya.
Saat pelanggan memberikan lembaran lima ribu atau sepuluh ribu rupiah, Pak Ridwan tidak mengeluh. Dalam benaknya, ia sedang menghitung Ini cukup untuk membeli satu liter beras bagi santri santriku. Ia membiarkan orang membayar seikhlasnya karena ia ingin uang yang masuk ke pondok adalah uang yang paling ridha, paling bersih, dan paling berkah. Ia tidak ingin menghalangi orang miskin untuk sehat, dan ia tidak ingin memaksa orang kaya untuk memberi. Suatu Hari Saat santri mulai bangun untuk ngaji, Pak Ridwan sudah duduk di pojok masjid, meraba-raba Al-Qur'an braille-nya atau melantunkan zikir.
Pagi hingga Sore Ia menjemput rezeki di jalanan. Menembus debu dan kebisingan kendaraan yang tak pernah ia lihat wajahnya.
Malam Hari Ia kembali ke pondok. Meski badannya remuk dan tangannya tremor karena terlalu banyak memijat, ia akan tersenyum mendengar riuh suara santri yang menyambutnya.
Mari bantu Pak Ridwan dengan cara :
1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu
3.Pilih metode pembayaran yang tersedia
Semoga setiap rupiah yang kita sisihkan menjadi jalan rezeki untuk Pak Ridwan dan para santri-nyamenjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita, Aamiin.