Di Tengah Kaki yang Sakit, Abah Ajid Terus Berjalan Mencari Nafkah
Di usia 81 tahun, saat banyak orang menikmati masa tua bersama keluarga, Abah Ajid masih harus berjalan kaki dari kampung ke kampung menjajakan tape ketan dan singkong demi menyambung hidup.
Abah tinggal bersama sang istri dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Penghasilan dari berjualan tidak pernah pasti. Ada hari ketika dagangannya habis, namun lebih sering Abah pulang hanya membawa sedikit uang yang bahkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setiap pagi, Abah memikul dagangannya dan berjalan berkilo-kilometer. Kakinya sering terasa nyeri karena usia, tubuhnya pun mudah lelah dan kerap jatuh sakit. Meski begitu, Abah tetap memaksakan diri untuk terus berjualan. Bagi Abah, berhenti bekerja berarti tidak ada yang bisa dibawa pulang untuk makan bersama istrinya.
Di balik langkah yang semakin pelan, tersimpan semangat luar biasa seorang lansia yang memilih tetap berjuang daripada menyerah pada keadaan. Tidak ada kemewahan dalam hidup Abah, hanya tekad untuk mencari nafah yang halal selama tubuhnya masih sanggup bergerak.
Sahabat Peduli, kini Abah Ajid membutuhkan uluran tangan kita. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pengobatan, serta memberikan harapan agar Abah dan istrinya dapat menjalani masa tua dengan lebih layak.
Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi Abah Ajid. Mari bersama menjadi bagian dari harapan di masa senja beliau.
1. Klik Tombol Donasi Sekarang
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
4. Dapatkan Laporan Via Email
